Menparekraf Sandiaga Uno Respon Insiden Tragis Wisatawan China Tewas Terjatuh dari Gedung Hotel di Batam
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan keprihatinan mendalam atas meninggalnya seorang wisatawan asing dari China yang terjatuh dari lantai enam sebuah hotel di Kelurahan Seraya, Kecamatan Batu Ampar, Batam.
Batam, Batamnews - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan keprihatinan mendalam atas meninggalnya seorang wisatawan asing dari China yang terjatuh dari lantai enam sebuah hotel di Kelurahan Seraya, Kecamatan Batu Ampar, Batam. Kejadian ini berlangsung pada akhir pekan yang mengejutkan banyak pihak.
"Pertama-tama tentunya perihatin atas kecelakaan yang menimpa WNA dari China, dan ini sangat serius. Pemerintah segera menurunkan tim untuk memastikan bahwa aspek keselamatan dan keamanan menjadi prioritas utama, bukan hanya di Batam tapi juga seluruh wilayah nusantara," kata Sandiaga saat ditemui di sela event Apresiasi Kreatif Indonesia (AKI) di Mega Mall Batam, Minggu, 4 Agustus 2024.
Menparekraf menekankan pentingnya langkah-langkah mitigasi untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.
Baca juga: Imigrasi Batam Gelar Operasi Gabungan, Petugas Tindak Dua WNA Asal China
"Kita harus mengkomunikasikan bahwa pemerintah Indonesia mengambil langkah-langkah mitigasi agar insiden yang menimpa warga negara asing yang sedang berkunjung ke Batam tidak lagi terjadi ke depannya," ujarnya.
Sandiaga Uno juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga citra Indonesia sebagai destinasi wisata yang aman dan nyaman.
"Image atau reputasi Indonesia sebagai destinasi yang aman, nyaman, dan menyenangkan harus kita jaga. Ini bisa menjadi andalan untuk liburan bagi warga negara, terutama dari Tiongkok dan wisatawan mancanegara lainnya," pungkasnya.
Sementara itu, pihak kepolisian menduga sementara bahwa kematian WNA tersebut akibat bunuh diri. Namun, investigasi lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Komentar Via Facebook :