Kader Partai Gerindra Karimun Tuntut Dukungan Sri Rezeki di Pilkada 2024, Apa Penyebab Kekecewaan Ini?

Kader Partai Gerindra Karimun Tuntut Dukungan Sri Rezeki di Pilkada 2024, Apa Penyebab Kekecewaan Ini?

Rapat konsolidasi yang diselenggarakan, para Pimpinan Anak Cabang (PAC) serta organisasi sayap Partai Gerindra Kabupaten Karimun

Nurjali

Batamnews, Karimun - Munculnya nama Iskandarsyah dan Rocky Marciano Bawole sebagai calon Bupati-Wakil Bupati Karimun yang didukung oleh Partai Gerindra memunculkan kekecewaan dari kader Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Karimun.

Isu koalisi dan dukungan partai politik (parpol) di Pilkada Karimun untuk mendukung Iskandarsyah sebagai calon Bupati berdampingan dengan Rocky Marciano Bawole sebagai calon Wakil Bupati telah menjadi perbincangan hangat.

Para kader DPC Partai Gerindra Kabupaten Karimun merasa kecewa karena harus mendukung pasangan calon tersebut. Tiga parpol yang disebut-sebut akan berkoalisi adalah PKS, PKB, dan Gerindra, dan kemungkinan akan bertambah.

Dalam rapat konsolidasi yang diselenggarakan, para Pimpinan Anak Cabang (PAC) serta organisasi sayap Partai Gerindra Kabupaten Karimun menyatakan kekecewaannya. 

Mereka menginginkan kader Partai Gerindra, yaitu Sri Rezeki, untuk maju di Pilkada Kabupaten Karimun.

Baca juga: PDIP Kabupaten Bintan Upayakan Tidak Lawan Kotak Kosong di Pilkada 2024

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Gerindra Kabupaten Karimun, Edward Kelvin Rambe, mengatakan rapat konsolidasi diikuti oleh para Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari 14 kecamatan serta pengurus organisasi sayap Partai Gerindra Kabupaten Karimun.

"Adapun landasan adanya rapat hari ini adalah untuk menanggapi isu yang berkembang terkait komposisi pencalonan Pilkada dari PKS dan PKB, yaitu Pak Iskandarsyah dan Pak Rocky, bahwa isu tersebut Gerindra mendukung. Teman-teman ini terkejut karena tidak terbayangkan sebelumnya," kata Kelvin.

Kelvin menyebutkan, hingga saat ini DPC Gerindra Kabupaten Karimun belum mendapatkan surat resmi dari DPP Gerindra ataupun PKS dan PKB.

"Untuk isu itu, kita memang sudah dengar, tapi satu pun surat kita belum terima," sebutnya.

Kelvin menyatakan bahwa DPC Gerindra Kabupaten Karimun akan tetap mengikuti perintah DPP Gerindra jika memang memutuskan untuk berkoalisi mendukung pasangan Iskandarsyah dan Rocky.

"Kalau prosedural keputusan dari DPP, kita maju. Kami tetap meyakinkan PAC jika betul pasangan ini. Kalau administrasi, ya siaplah, kita partai politik," ujarnya.

Namun, hingga rapat konsolidasi digelar, seluruh PAC serta organisasi sayap tetap menyatakan dukungan mereka kepada Sri Rezeki untuk maju di Pilkada Kabupaten Karimun. Bahkan, Bapilu Kabupaten akan melayangkan surat kepada DPD provinsi dan DPP terkait pertanyaan para kader tersebut.

"Mereka akan melayangkan surat sesegera mungkin melalui Ketua Pemenangan Pemilu ke DPD dan dilanjutkan ke DPP, terkait mempertanyakan isu ini. Yang namanya mempertanyakan dan menyampaikan unek-unek itu wajar," ucap Kelvin.

Menurut Kelvin, untuk memenangkan pemilu ataupun Pilkada tetap mengandalkan para kader atau akar rumput yang ada di setiap PAC. Bahkan, para kader di setiap kecamatan hingga desa telah bergerak mendukung Sri Rezeki sejak bulan Maret 2024.

Sementara itu, Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Kundur, Zulkaryanto, mewakili para Ketua PAC lainnya menyatakan tetap mendukung Sri Rezeki sebagai calon Bupati atau Wakil Bupati Karimun.

"Menanggapi isu tersebut, kami menyatakan kecewa. Kami mengajukan keinginan itu tetap, DPP dan DPD memberikan mandat kepada Buk Sri Rezeki," katanya.

Secara pribadi, Zulkaryanto menyatakan siap menjadi Hang Jebat, atau pemberontak.

Baca juga: Gagal di Pileg 2024, Anggota DPR RI Cen Sui Lan Bersiap Maju di Pilkada Natuna 2024

"Saya siap menerima konsekuensi. Tadi disampaikan yang lain 100 persen menolak. Seperti yang dikatakan tadi, saya siap jadi Hang Jebat, siap menanggung risiko jika dua nama itu yang didukung," ucapnya.

Berdasarkan rapat konsolidasi tersebut, kekecewaan disampaikan oleh 2.006 orang tim inti yang sudah membangun jaringan untuk mendukung Sri Rezeki di Pilkada Kabupaten Karimun. 

Jumlah tersebut terdiri dari empat panglima daerah pemilihan (dapil) dari calon legislatif (caleg) terpilih, 48 pengurus DPC, 42 pengurus PAC se-Kabupaten Karimun, 30 pengurus organisasi sayap Partai Tidar, 56 koordinator tingkat kecamatan, 142 koordinator kelurahan/desa, dan 1.688 koordinator tingkat TPS.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :