Disdik Batam Targetkan Akhir Sistem Tiga Shift dengan Pembangunan Ruang Kelas Baru

Disdik Batam Targetkan Akhir Sistem Tiga Shift dengan Pembangunan Ruang Kelas Baru

Salah sekolah SMP Negeri di Kota Batam.

Nurjali

Batam, Batamnews - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam optimis dapat mengatasi permasalahan sistem pembelajaran tiga shift dan daring yang masih terjadi di beberapa sekolah. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Disdik Kota Batam, Tri Wahyu, bersamaan dengan pengumuman hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Selasa, 2 Juli 2024.

"Pengumuman PPDB berlangsung pada hari Selasa, 2 Juli 2024, pukul 13.00 WIB. Para orang tua dan calon siswa dapat mengakses hasil seleksi melalui akun masing-masing di ppdbbatam.id atau melalui layanan WA broadcast," ujar Tri Wahyu.

Dalam kesempatan yang sama, Tri Wahyu juga memaparkan perkembangan terkini mengenai pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) yang saat ini sedang dikerjakan dengan intensif. Proyek RKB ini diharapkan dapat selesai paling cepat pada September atau Oktober 2024. 

Baca juga: Pentingnya Kontrol Orang Tua Terhadap Penggunaan HP Anak di Era Digital

Total anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan RKB mencapai Rp 56 miliar, bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Tri Wahyu menjelaskan bahwa pembangunan RKB merupakan solusi konkret untuk mengatasi permasalahan sistem pembelajaran bergilir atau "shift" yang telah lama menjadi kendala di dunia pendidikan Batam. 

"Bayangkan, ada sekolah yang harus menjalankan tiga shift dalam sehari. Belum lagi, masih ada yang terpaksa melakukan pembelajaran daring, padahal pandemi sudah lewat. Hal ini tentu saja sangat tidak efektif. Siswa tidak bisa belajar secara maksimal, begitu juga dengan guru yang harus mengajar seharian penuh," ungkapnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Disdik Batam telah merencanakan pembangunan puluhan RKB yang akan tersebar di berbagai sekolah di kawasan padat penduduk. Rinciannya, 14 RKB akan dibangun untuk Sekolah Dasar (SD) dan 24 RKB untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP). 

Selain itu, Disdik juga akan melakukan rehabilitasi terhadap 26 ruangan SD dan satu ruang SMP, termasuk toilet, ruang guru, perpustakaan, dan fasilitas pendukung lainnya.

Dengan adanya penambahan RKB dan perbaikan fasilitas sekolah ini, diharapkan sistem shift dan pembelajaran daring dapat segera dihapuskan. 

Baca juga: Pasar Jodoh Batam Dihadapkan pada Krisis Pengelolaan Sampah

"Target kita ke depan tidak ada lagi sekolah di Batam yang menerapkan sistem shift, baik untuk SD maupun SMP. Dengan begitu, peserta didik dapat belajar dengan nyaman dan optimal, menyerap ilmu sebaik mungkin dari guru-guru mereka," pungkas Tri Wahyu.

Melalui upaya ini, Disdik Batam berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Batam dengan menyediakan fasilitas belajar yang lebih memadai dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi seluruh peserta didik.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :