Dua Pria Nekat Terjun di Jembatan Barelang Akibat Tekanan Hidup, Sulit Dapat Kerja hingga Cinta Ditolak

Dua Pria Nekat Terjun di Jembatan Barelang Akibat Tekanan Hidup, Sulit Dapat Kerja hingga Cinta Ditolak

Tim SAR evakuasi jasad korban yang terjun di Jembatan 1 Barelang, Kota Batam, pada hari Minggu (30/06/2024) (Foto: istimewa).

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Dua pria di Batam nekat terjun dari Jembatan 1 Barelang, Kota Batam, dalam waktu berdekatan untuk mengakhiri hidupnya, setelah kecewa karena asmara dan sulitnya mencari lapangan pekerjaan di Kota Batam. Diketahui keduanya merupakan perantau dari luar Batam.

Kapolsek Sagulung, Iptu Donald Tambunan membenarkan bahwa terdapat dua pria yang terjun di Jembatan 1 Barelang dalam waktu berdekatan, yakni pada Minggu, 30 Juni 2024. Namun, naasnya satu diantaranya meninggal dunia.

"Ya ada dua orang laki-laki yang lompat dari Jembatan 1 Barelang. Satu selamat dan satu lagi meninggal dunia," ujarnya kepada batamanews.co.id pada Selasa, 2 Juli 2024 siang.

Baca juga: Aksi Bunuh Diri di Jembatan 1 Barelang Meningkat, Dua Pria Terjun dalam Sehari

Ia juga menjelaskan, kedua pria tersebut nekat bunuh diri karena latar belakang masalah yang berbeda, adapun korban pertama disebabkan sulitnya mencari pekerjaan di Batam, dan kedua karena cintanya ditolak oleh sang pacar yang berada di Medan.

"Berdasarkan keterangan saksi, korban pertama meninggal dunia usai terjun karena sudah 6 bulan tidak mendapatkan pekerjaan. Untuk yang kedua berhasil di selamatkan setelah loncat karena cintanya ditolak oleh ceweknya di Medan," jelas Iptu Donald.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria yang belum diketahui identitasnya melakukan aksi bunuh diri (Bundir) dengan cara melompat dari Jembatan 1 Barelang, Kota Batam, pada hari Minggu, 30 Juni 2024 sekira pukul 02.00 Wib. Diketahui bundir yang dilakukan oleh korban sempat disaksikan oleh dua orang pengunjung yang berada di sekitar Jembatan 1.

Baca juga: Cinta Ditolak, Seorang Pria Loncat dari Jembatan Barelang, Berenang Selamatkan Diri

Kapolsek Sagulung, Iptu Donald Tambunan membenarkan adanya peristiwa aksi bunuh diri tersebut. Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan dari saksi mata yang berada di lokasi kejadian, sebelum korban melompat dari Jembatan, saksi sempat melihat seorang pria yang mengenakan baju dan topi berwarna hitam sedang asik sendiri memainkan ponsel genggamnya dengan posisi sambil memegang kepala. 

Tak selang lama, saksi melihat pria tersebut jalan keluar melewati pagar berduri yang merupakan pembatas Jembatan dan seketika itu juga pria tersebut terjun dari atas Jembatan.

"Pada saat korban sudah terjun, saksi sempat melihat tubuh korban yang mengapung dan terbawa arus," ungkap Iptu Donald.

(CR1)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :