PLTA Koto Panjang Tutup Dua Pintu Waduk, Penurunan Debit Air Jadi Alasan Utama
Manajemen Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang di Kabupaten Kampar, Riau, akan melakukan penutupan dua pintu waduk pada Rabu, 24 April 2024, pukul 14.00 WIB. (Foto: ist)
Pekanbaru, Batamnews - Manajemen Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang di Kabupaten Kampar, Riau, akan melakukan penutupan dua pintu waduk pada Rabu, 24 April 2024, pukul 14.00 WIB. Langkah ini diambil setelah seminggu sebelumnya, tepatnya Rabu, 17 April 2024, dua pintu waduk dibuka karena terjadi kenaikan debit air.
Plh Manager PLTA Koto Panjang, Frans Boyce Patiharauw, menjelaskan bahwa penutupan pintu pelimpahan (Spillway Gate) ini dilakukan karena adanya penurunan debit air masuk (inflow) serta elevasi waduk yang menurun.
Baca juga: Penjabat Walikota Ajak Warga Manfaatkan Program Unggulan, Ada Doktor on Call dan JKPB
"Iya, hari ini kami di PLTA Koto Panjang akan melakukan penutupan dua pintu pelimpah air waduk," ujar Frans Boyce kepada wartawan.
Dengan penutupan dua pintu tersebut, tidak ada lagi pintu waduk PLTA Koto Panjang yang akan dibuka. Ini bertujuan untuk menstabilkan kembali kondisi waduk pasca-kenaikan yang terjadi pekan lalu. Frans Boyce menambahkan, akibat penutupan pintu waduk ini, diperkirakan akan ada penurunan permukaan air sungai sekitar 20-25 cm dari kondisi terakhir.
Penutupan ini merupakan respons cepat dari manajemen PLTA Koto Panjang terhadap fluktuasi aliran air yang masuk ke waduk, yang merupakan bagian penting dalam pengelolaan sumber daya air di daerah tersebut.

Komentar Via Facebook :