Kepala BNPT: Jaga Anak-anak dari Faham Radikal di Media Sosial
Seminar yang digelar GP Ansor Kota Batam di Harmoni One. (foto: edo)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI H Saud Usman Nasution, mengingatkan kepada orangtua agar menjaga anak-anak mereka tidak terpengaruh oleh paham radikal yang saat ini marak di media sosial.
Hal itu disampaikan Saud dalam Seminar Nasional dan Rapat Kerja Cabang GP Ansor Kota Batam dengan tema, "Memperkuat Peran Pemuda Dalam Mencegah Paham Radikalisme di Kota Batam" di Hotel Harmoni One, Batam, Sabtu (13/2/2016).
Saud Usman berpesan kepada orangtua yang anak-anak mereka aktif dalam menggunakan media sosial, karena faham radikal bisa cepat tenar karena banyaknya postingan-postingan di medsos.
"Mereka bisa cepat tenar karena mengeti akan IT dan aktif di media sosial," papar Saud Usman Nasution.
Aktifnya jaringan radikal di media sosial dengan berbagai cara dan modus, mereka memposting bagaimana mereka berjihad, berperang, dan bangganya menjadi anggota ISIS.
"Waspada kepada putra-putri kita, jangan tiba-tiba anak kita hilang setelah bermain media sosial. Maka dari itu, perhatikan pergaulan anak-kita," terang Saud.
Kemudian, kepada mahasiswa dan pemuda yang ingin menuntut ilmu agama, Saud mengingatkan jangan sampai salah memilih dan harus memperhatikan setiap sekolah.
Saud menjelaskan, tumbuhnya faham radikal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, seperti dendam, benci, ketidakadilan, kesenjangan sosial, kemiskinan, kemudian kebijakan yang diskriminatif, residu dari kebebasan era reformasi maupun kebijakan otonomi daerah dan ideologi.
"Kesenjangan sosial ini yang perlu sangat diperhatikan, ini bahaya karena sudah menyangkut pada urusan perut,"ujarnya.
Saat ini napi terorisme terdapat tersebar di 49 lapas di 14 provinsi se-Indonesia. Jumlahnya mencapai 204 orang.
(edo)
Komentar Via Facebook :