Tegas! Kominfo Minta Pengemis Online Diblokir dari TikTok

Tegas! Kominfo Minta Pengemis Online Diblokir dari TikTok

 Foto: AP/Kiichiro Sato

Batam - Belakangan konten 'ngemis' online di Tiktok sedang ramai. Konten live di TikTok tersebut trending dan melibatkan ibu-ibu hingga nenek demi mendapatkan cuan dengan mandi lumpur.

Fenomena ini mendapat respon dari pemerintah, termasuk Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Kominfo meminta TikTok untuk takedown konten tersebut dan tidak menayangkannya.

"Betul. Kominfo meminta Tiktok men-take down dan tidak menayangkan (konten mandi lumpur)," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfo Usman Kansong, via CNBC Indonesia, Senin (30/1/2023).

Baca juga: DPR Siap Bahas UU Pelarangan TikTok di Amerika Serikat

Untuk diketahui, Live merupakan salah satu fitur TikTok yang memungkinkan penggunanya berinteraksi langsung dengan followers. Ketika melakukan live, pengguna dapat menerima gift atau hadiah virtual dari penonton. Gift itulah yang nantinya dapat ditukar menjadi uang.

Namun siapa sangka, konten ngemis online dengan mandi lumpur di live TikTok itu ternyata dapat meraup cuan jutaan rupiah.

Dilansir detikBali, pemilik akun TikTok, Intan Komalasari atau @intan_komalasari92, mengaku bisa meraup uang hingga Rp 2 juta untuk sekali live mandi lumpur lewat akun TikTok miliknya. Jumlah cuan yang dihasilkan itu lalu dia bagi dengan pemeran yang bersedia mandi lumpur.

Baca juga: TikTok Challange Merenggut Nyawa, Bocah 12 Tahun Tewas Tercekik

Akun TikTok Intan sendiri telah menampilkan secara live tiga orang emak-emak berinisial LS (49), IR (54), dan HRT (43) untuk mandi lumpur.

"Uang itu dibagi dua. Kalau dapat Rp 2 juta, yang mandi dapat setengah langsung dari sawer di TikTok itu," tutur Intan.

Intan menerangkan mulanya konten mandi lumpur itu dilakukan suaminya sendiri. Namun, ketika mandi lumpur diperankan oleh emak-emak hingga lansia lebih berhasil menarik simpati penonton.

"Dulu dia sendiri yang mandi, suami saya. Sekarang banyak yang ikut mau live sampai antre," katanya.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews