6 Fakta Air Putih, Rahasia Praktis dan Alami Menurunkan Berat Badan

6 Fakta Air Putih, Rahasia Praktis dan Alami Menurunkan Berat Badan

Air putih bisa membantu menurunkan berat badan (Foto: iStock)

Jakarta - Banyak penelitian mendukung teori bahwa air minum memiliki manfaat untuk menurunkan berat badan. Juga, menjaga hidrasi tubuh, seperti melancarkan pencernaan dan meningkatkan fungsi otot.

Masih banyak hal yang harus dipelajari mengenai seberapa besar pengaruh konsumsi air terhadap penurunan berat badan. Namun, banyak penelitian menunjukkan beberapa korelasi positif antara peningkatan konsumsi air dna penurunan berat badan.

Dikutip dari Medical News Today, berikut enam alasan mengapa minum air dapat membantu turunkan berat badan.

1. Air Dapat Menekan Nafsu Makan Alami

Saat perut merasa kenyang, ia mengirimkan sinyal ke otak untuk berhenti makan. Air dapat membantu untuk mengambil ruang di perut sehingga memicu perasaan kenyang dan mengurangi rasa lapar.

Sebuah studi tahun 2014, sebanyak 50 wanita yang kelebihan berat badan minum 500 ml air 30 menit sebelum sarapan, makan siang, dan makan malam, di luar hitungan konsumsi air biasanya. Mereka diuji selama 8 minggu berturut-turut. Hasilnya, mereka mengalami penurunan berat badan, lemak tubuh, dan indeks massa tubuh. Juga, adanya penekanan nafsu makan.

2. Meningkatkan pembakaran kalori

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa air minum dapat membantu membakar kalori. Sebuah studi tahun 2014, 12 orang yang minum 500 ml air dingin dan suhu kamar mengalami peningkatan pengeluaran energi. Mereka membakar antara 2 dan 3 persen lebih banyak kalori dari biasanya dalam 90 menit setelah minum air.

Air juga meningkatkan pengeluaran energi istirahat tubuh untuk sementara atau jumlah kalori yang terbakar saat istirahat. Minum air dingin dapat lebih meningkatkan manfaat pembakaran kalori air karena tubuh mengeluarkan energi atau kalori dengan memanaskan air untuk pencernaan.

3. Membantu Membuang Limbah Dari Tubuh

Ketika tubuh mengalami dehidrasi, tubuh tidak dapat membuang limbah seperti urin atau feses dengan benar. Air membantu ginjal menyaring racun dan limbah sementara organ mempertahankan nutrisi penting dan elektrolit. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, ginjal menahan cairan.

Dehidrasi juga dapat menyebabkan tinja yang keras atau kental dan sembelit. Air membuat kotoran bergerak dengan melunakkan atau melonggarkan tinja yang mengeras. Juga, membantu tubuh untuk pulih dari masalah pencernaan, seperti diare dan gangguan pencernaan lainnya. Tetap terhidrasi merupakan cara baik untuk menghindari penumpukan limbah yang dapat menambah beberapa kilogram.

 

4. Mengurangi Asupan Kalori Cair Secara Keseluruhan

Sangat mudah untuk mengumpulkan kalori cair dengan minum soda, jus, kopi, atau teh manis. Kebanyakan orang juga mengabaikan beberapa banyak kalori yang mereka konsumsi dalam minuman olahraga atau minuman alkohol. Mengganti minuman tersebut, seperti teh herbal dapat menurunkan berat badan jangka panjang.

Studi tahun 2012 menemukan bahwa mengganti dua atau lebih minuman berkalori tinggi untuk minuman non-kalori setipa hari selama 6 bulan menghasilkan penurunan berat badan rata-rata antara 2 dan 2,5 persen pada kelompok wanita yang obesitas.

5. Membakar Lemak

Tanpa air, tubuh tidak dapat memetabolisme lemak atau karbohidrat yang tersimpan dengan baik. Minum cukup air sangat penting untuk membakar lemak dari makanan dan minuman, serta lemak yang disimpan.

6. Air Membantu Dengan Latihan

Salah satu komponen terpenting dari setiap rencana penurunan berat badan adalah olahraga. Air membantu otot, jaringan ikat dalam persendian untuk bergerak dengan benar. Juga, membantu paru-paru, jantung, dan organ lain untuk bekerja secara efektif saat individu meningkatkan aktivitas olahraga.

Tetap terhidrasi mengurangi risko dalam latiha, seperti kram otot dan kelelahan. Cobalah minum air sebelum, salaam, dan setelah berolahraga untuk tetap terhidrasi.
 

(fox)
Komentar Via Facebook :