Mahasiswa di Thailand Nekat Merampok Toko Emas Demi Biayai Bisnis Ganja

Mahasiswa di Thailand Nekat Merampok Toko Emas Demi Biayai Bisnis Ganja

Ilustrasi. (Foto: ist)

Bangkok - Legalisasi ganja di Thailand membuka peluang bisnis baru. Namun, seorang pria malah menggunakan cara yang salah untuk mendapatkan modal.

Berbekal pistol mainan, ia merampok sebuah toko emas dan menggondol perhiasan senilai 150.000 baht atau sekira Rp 62 juta. 

Pria bernama Pornthep yang merupakan mahasiswa berusia 24 tahun itu mengaku merampok karena ingin mendanai bisnis tanaman ganja.

Dilansir thetaiger.com, Pornthep merampok sebuah toko emas di distrik Thesaban, Nakhon Ratchasima 27 Juli lalu dengan todongan senjata.

Pelajar tersebut kabur dengan membawa lima helai kalung emas seberat sekitar 75 gram.

Rekaman CCTV menunjukkan Pornthep mengenakan jaket hitam dan helm berjalan ke toko emas sebelum mengeluarkan senjata api.

“Dia mengeluarkan pistol dan mengancam pekerja toko sebelum mereka memasukkan rantai emas ke dalam tas dan menyerahkannya kepadanya.

"Perampok kemudian kabur dengan sepeda motor yang diparkir di luar lokasi sebelum meninggalkan sepeda motor di pinggir jalan di kawasan hutan," jelas laporan itu.

Sementara itu, polisi dari Polsek Mueng Nakhon Ratchasima berhasil melacak perampok melalui rekaman CCTV di dekat lokasi tempat sepeda motor ditinggalkan.

Polisi menangkap tersangka di asrama dekat universitas terkenal di Nakhon Ratchasima.

Tersangka mengakui bahwa motif di balik perampokan adalah untuk memungkinkan dia berinvestasi dalam bisnis tanaman ganja.

Polisi kemudian mengembalikan rantai emas tersebut ke toko namun belum memutuskan dakwaan yang akan dikenakan kepada pelajar tersebut.

(dod)