Penting untuk Fresh Graduate! Kenali 7 Ciri Lowongan Kerja Palsu

Penting untuk Fresh Graduate! Kenali 7 Ciri Lowongan Kerja Palsu

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Jakarta - Setelah lulus dari bangku kuliah, para fresh graduate berlomba-lomba untuk segera mendapatkan pekerjaan. Di era teknologi saat ini mencari informasi lowongan pekerjaan (loker) memang bukan hal yang sulit.

Banyak para pencari kerja terkecoh dengan lowongan pekerjaan palsu yang beredar di media sosial. Apalagi bagi para fresh graduate yang sedang semangat-semangatnya dalam mencari pekerjaan, kamu mesti berhati-hati terhadap lowongan pekerjaan yang mencurigakan. 

Untuk menghindari hal tersebut, kamu harus mengetahui ciri-ciri dari lowongan kerja palsu. Yuk, simak ciri-cirinya di bawah ini seperti dikutip dari laman Career Center Institut Teknologi Telkom Purwokerto.

Dikenai Biaya di Awal

Ingat, perusahaan yang meminta biaya di awal untuk para calon pekerja sudah pasti palsu. Biasanya, biaya ini disampaikan sebagai syarat untuk mengikuti tes atau wawancara. Saat menemukan lowongan seperti ini, sebaiknya kamu hindari dan langsung laporkan ke pihak berwajib agar modus penipuan ini dapat dituntaskan.

Jangan tertarik dengan iming-iming yang disampaikan. Usahakan berdoa sebelum atau saat berbicara dengan orang yang menawarkan pekerjaan tapi belum pernah kamu kenal sebelumnya.

Alamat Email Gratisan

Perusahaan resmi pasti akan menggunakna nama email resmi dengan domain website mereka sendiri. Kamu perlu curiga saat mendapatkan email lowongan kerja yang berasal dari email gratisan seperti gmail, yahoo, ymail, atau Hotmail.

Tapi, bukan berarti email gratisan ini adalah email abal-abal ya. Hanya saja, siapa pun bisa mendaftar email tersebut. Bisa saja orang yang mengirimkanmu email dengan email gratisan ini adalah lowongan kerja palsu.

Alamat Situs Website Abal-abal

Perusahaan resmi sudah pasti memiliki situs website yang resmi. Jadi kalau kamu mendapatkan panggilan pekerjaan dari perusahaan yang enggak mencantumkan alamat website resmi, harus segera kamu tolak dan hindari.

Perusahaan yang mengaku membuka lowongan pekerjaan tapi menggunakan alamat situs website yang nonresmi seperti dari blogspot atau wordpress, sudah pasti ini adalah lowongan kerja palsu.

Tapi, bukan berarti mereka enggak bisa menggunakan alamat situs website berbayar seperti domain .com, .co.id, dan lain-lain. Jadi, pastikan kamu riset terlebih dahulu dan bertanya dengan pihak yang lebih tahu tentang perusahaan tersebut.

Selanjutnya...

 

Enggak Pernah Melamar Tiba-tiba Dipanggil Interview

Mungkin kamu pernah mengalami hal ini. Enggak pernah melamar pekerjaan ke perusahaan terkait tapi tiba-tiba ada panggilan interview yang mewajibkanmu datang ke alamat kantor yang diminta.

Meski kamu sadar akan hal itu, enggak sedikit yang menuruti permintaan tersebut. Kecuali, kamu memang memiliki network di LinkedIn yang sudah jelas statusnya sebagai headhunter. Headhunter ini bertugas untuk mencari kandidat yang beprotensi mengembangkan perusahaannya.

Info Lowongan Disebar Melalui Broadcast dan SMS

Saat mendapatkan informasi lowongan kerja melalui sms dan broadcast, jangan pernah terburu-buru percaya akan hal itu. Sebab, ini sudah berpotensi besar merupakan lowongan palsu.

Perusahaan resmi memiliki website dan platform sendiri yang fungsinya digunakan untuk memberikan informasi lowogan kerja yang resmi.

Alamat Kantor Jauh dari Tempat Tinggal

Hati-hati dengan perusahaan yang mengaku memiliki cabang di daerah lain selain yang ada di website resminya. Tanda-tanda atau ciri-ciri lowongan palsu adalah memberikan ifnormasi kepadamu terkait alamat kantor yang jauh dari lokasi tempat tinggalmu. Semakin kamu jauh dari rumah, maka semakin mudah kamu ditipu.

Iming-iming Gaji Besar

Kamu harus berhati-hati dengan penipuan lowongan pekerjaan yang berkedok gaji besar dengan level pekerjaan yang biasa-biasa saja. Enggak mungkin seorang fresh graduate atau seorang sales mendapatkan gaji sebesar Rp 15 juta per bulan.
 

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait