Singapura Hukum Gantung Warga Malaysia Terkait Narkoba

Singapura Hukum Gantung Warga Malaysia Terkait Narkoba

Ilustrasi.

Singapura - Warga Malaysia, Kalwant Singh menjalani hukuman gantung di Penjara Changi Singapura, Kamis (7/7/2022) pagi waktu setempat.

Jenazahnya akan dibawa kembali ke Cameron Highlands, Pahang, Malaysia hari ini.

"Ya. Dia sudah menjalani hukumannya," kata Too Xing Ji, saat dihubungi Bernama.

Pengadilan Banding Singapura kemarin menolak banding terakhir Kalwant dan eksekusi hukuman ditetapkan hari ini.

Kalwant, 32, dijatuhi hukuman gantung di Singapura pada 1 Juni 2016 karena perdagangan narkoba. Vonis dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi pada tahun yang sama.

Kalwant, ditangkap di Singapura pada 24 Oktober 2013, dan dihukum atas tuduhan memiliki 60,15 gram diamorfin dan mendistribusikan 120,9 gram obat tersebut.

Kalwant mengajukan mosi ke Pengadilan Tinggi untuk penundaan eksekusi hukuman serta peninjauan kembali terhadap keyakinan dan hukumannya.

Permohonannya untuk penangguhan hukuman didengar oleh Ketua Hakim Sundaresh Menon; Hakim Andrew Phang Boon Leong; dan Hakim Tay Yong Kwang melalui Zoom.

Sementara itu, aktivis hak asasi manusia Singapura Kirsten Han mengumumkan melalui Twitter bahwa keluarga Kalwant telah menerima barang-barang pribadi dan sertifikat kematiannya.

Juga ditangguhkan bersama dengan Kalwant adalah Norasharee Gous, yang ditahan sehubungan dengan kasus yang sama berdasarkan kesaksian terdakwa lain, yang lolos dari hukuman mati karena bekerja sama dengan baik dengan polisi.

"Keluarga Kalwant masih di penjara. Saya dalam perjalanan ke pemakaman Norasharee," kata Kirsten.

(dod)