Tsunami Startup Belum Usai, Netflix PHK Ratusan Karyawan

Tsunami Startup Belum Usai, Netflix PHK Ratusan Karyawan

Ilustrasi

Jakarta, Batamnews - Netflix kembali memangkas 300 karyawannya. Sebelumnya, layanan streaming video ini telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sekitar 150 karyawan dan puluhan kontraktor pada Mei lalu.

PHK putaran kedua ini bertujuan untuk menurunkan biaya Netflix. Langkah Netflix ini dilakukan setelah layanan steamingnyanya kehilangan 200 ribu pelanggan pada kuartal pertama 2022.

Hal tersebut menjadi penurunan pelanggan pertama Netflix dalam satu dekade terakhir. Diberitakan sebelumnya, jumlah pelanggan Netflix turun dari 221,84 juta menjadi 221,64 juta selama periode Januari hingga Maret.

Sebelumnya, diprediksi pelanggan Netflix akan meningkat hingga 2,5 juta di periode tersebut.

Baca juga: Netflix dan TikTok Blokir Layanan di Rusia, Ini Penyebabnya

"Hari ini kami dengan sedih melepaskan sekitar 300 karyawan, Sementara kami terus berinvestasi secara signifikan dalam bisnis ini, kami membuat penyesuaian ini sehingga biaya kami tumbuh sejalan dengan pertumbuhan pendapatan kami yang lebih lambat," kata Netflix sebagaimana dilansir dari Reuters.

Dilaporkan bahwa layanan streaming dominan dunia ini telah mendapatkan tekanan dalam beberapa bulan terakhir, akibat inflasi, perang di Ukraina, dan persaingan ketat membebani pertumbuhan pelanggan.

Setelah penurunan pelanggan pada kuartal pertama, Netflix memperkirakan kerugian yang lebih dalam untuk periode saat ini.

Untuk menahan tren turun itu, Netflix berencana untuk memperkenalkan tingkat berlangganan yang lebih murah dan didukung iklan yang sedang dalam pembicaraan dengan beberapa perusahaan.

(ruz)