Meksiko Larang Penjualan Rokok Elektronik

Meksiko Larang Penjualan Rokok Elektronik

Ilustrasi. (Foto: Getty Images via BBC)

Mexico City - Pemerintah Meksiko mengumumkan larangan penjualan rokok elektronik dan perangkat vape lainnya karena kekhawatiran tentang efek kesehatan. Aturan ini berlaku mulai Selasa (31/5/2022).

Presiden Andres Manuel Lopez Obrador mengatakan larangan itu mengklarifikasi 'kebohongan' yang mengklaim bahwa rokok elektrik adalah alternatif yang aman untuk menghirup asap tembakau.

“Uapnya juga berbahaya bagi kesehatan,” tambah Lopez Obrador yang menandatangani dekrit yang memperkenalkan larangan Hari Tanpa Tembakau Sedunia dilansir AFP.

Ia menunjukkan perangkat vape berwarna pink sebagai ilustrasi bagaimana produk tersebut dimaksudkan untuk menarik minat anak muda.

“Lihat warnanya, desainnya,” kata Lopez Obrador.

Otoritas Mexico City juga mengumumkan penggunaan semua jenis rokok akan dilarang di alun-alun utama ibu kota, Zocalo, dan daerah sekitarnya di distrik bersejarah yang sibuk.

Otoritas setempat mengklaim langkah itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan risiko kesehatan.

Merokok telah dilarang di ruang tertutup, kantor pemerintah, toko, bar, dan restoran selama lebih dari satu dekade dengan pengecualian tempat hiburan tertentu.

Meksiko melarang impor dan ekspor perangkat dan peralatan vape pada Oktober tetapi perusahaan terus menjual inventaris mereka, kata Wakil Menteri Kesehatan Hugo Lopez-Gatell.

Larangan baru itu mencakup "distribusi dan pemasaran produk-produk baru ini," tambahnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganggap rokok elektronik berbahaya bagi kesehatan dan menyerukan peraturan ketat untuk mencegah anak muda menggunakannya.

Lebih dari 30 negara telah melarang penjualan rokok elektronik, kata WHO pada Juli.

(dod)