Perjalanan Hidup Putra Siregar Sebelum Jadi Bos Handphone

Perjalanan Hidup Putra Siregar Sebelum Jadi Bos Handphone

Putra Siregar. (Foto: ist)

Batam, Batamnews - Jalan hidup seseorang tak ada yang tahu. Termasuk jalan hidup sosok Putra Siregar, pengusaha handphone di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Ia dikenal sebagai sosok pengusaha yang beranjak dari nol. Pernah merasakan kerasnya hidup di jalanan dan di pasar Jodoh, Kota Batam, kini sosok Putra Siregar, dikenal hingga tingkat nasional. Bahkan ia terbilang sebagai salah satu influencer terkenal.

Tak heran, Putra Siregar pun terlihat sering bergaul dengan selebritis papan atas seperti Raffi Ahmad, Anji, Teuku Wisnu, serta beberapa artis lainnya. 

Menurut Putra, kehidupannya sejak kecil memang cukup keras. Ia bahkan tidak bergantung kepada orangtua.

"Saya tak punya orangtua sejak kecil," ujar Putra.

Dari pengalaman pahit tersebut ia bekerja keras dan berhasil menjadi salah satu pengusaha muda yang berhasil mengembangkan sejumlah usaha.

Bahkan saat ini sosoknya telah menjadi inspirasi banyak orang. Bagaimana menjadi seorang pengusaha tanpa modal. 

 

Jadi Presiden Klub Ahha PS Pati FC

Putra Siregar resmi menjadi pemilik klub PSG Pati yang kini berubah nama menjadi Ahha PS Pati FC pada Juni 2021 lalu. Setelah sukses berbisnis di sejumlah bidang, kini Putra Siregar merambah ke bisnis lainnya. Termasuk dunia olah raga yakni sepak bola.

Putra Siregar menilai, kedepan, sepak bola menjadi salah satu bisnis menjanjikan bila dikelola dengan baik. Putra Siregar sempat dikait-kaitkan dengan PSMS Medan, namun tak berjodoh. Ia pun kemudian meyakinkan diri membeli mayoritas saham PSG Pati.

Tak heran, ia kini menjadi presiden klub Laskar Kembang Joyo atau Kuda Hitam Saridin itu. Selain Putra Siregar, nama Atta Halilintar juga menjadi salah satu pemilik klub. Kedua sahabatan ini secara resmi membeli PSG Pati. 

Raih Rekor MURI Potong Hewan Kurban Terbanyak

Putra Siregar, kembali meraih rekor MURI dalam pembagian hewan kurban terbanyak pada hari raya Idul Adha 1442 Hijriah/2021.

Sebanyak 1.000-an hewan kurban disebarkan Putra Siregar. Tak hanya di wilayah Batam dan Kepri, hewan-hewan tersebut juga disebarkan di sejumlah masjid-masjid se-kabupaten/kota di RI.

Untuk tahun ini, rekor MURI yang diraih Putra Siregar, adalah atas rekor 'Pribadi yang Menunaikan Ibadah Kurban di Masjid Terbanyak'.

Tahun 2020 sebelumnya, PStore juga meraih rekor MURI, yaitu 'Siarang Langsung Penyembelihan Hewan Kurban dari Tempat Ibadah Terbanyak'. Kemudian, rekor MURI atas Pembagian Paket Daging Kurban oleh Ojek Terbanyak.

 

Punya Bisnis Kecantikan

Pstore Group mengembangkan terobosan baru di dunia bisnis. Selain bergerak di industri ritel dan fashion, Pstore Group kini merambah industri kecantikan dengan meluncurkan Pstore Glow.

Pstore Glow ini terlahir sebagai brand lokal hasil karya anak bangsa, yang mana produknya sangat aman, teruji berkualitas dan ber-BPOM. 

"Saya termotivasi menamakan Pstore Glow karena pertama, Pstore adalah bagian dari nama perusahaan saya yang sangat saya banggakan dan cintai. Dan Glow adalah kata general atau umum yang ditemukan di dunia kecantikan supaya kulit tampak sehat dan segar,” kata Putra Siregar, founder Pstore Glow.

Pstore Glow diciptakan berawal dari Putra Siregar yang melihat peluang bisnis di industri kecantikan dan kesehatan. Sebab, sebagian penduduk Indonesia dari pelosok hingga perkotaan negara Indonesia sudah sadar dalam merawat kulit. 

Selain itu, produk ini juga diciptakan karena tekad untuk membantu pemerintah merealisasikan penyediaan 100.000 lapangan pekerjaan dengan melibatkan reseller dan dropshipper. 

Rambah Bisnis Kuliner

Jiwa bisnis pengusaha asal Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Putra Siregar, sepertinya tak berujung. Terkenal akan bisnis smartphone, pengusaha muda ini mulai merambah dunia kuliner.

Ia kini memiliki kafe dengan nama PStore Coffee. Mengusung tema coffee shop pada umumnya, namun pengunjung bisa langsung melihat-lihat ponsel pintar di outlet PStore secara langsung.

Lokasi PStore Coffee berada di Ruko SP Terpadu, Blok Jati, nomor 01-02, Batu Aji. Lokasi kafe pun cukup strategis. Tak jauh dari lapangan tempat muda-mudi Batam menghabiskan waktu sorenya dengan berolahraga dan juga bersantai.

 

Terjerat Kasus Pengeroyokan

Meski sukses dalam bidang bisnis, Putra Siregar tak lepas dari manusia biasa. Ia kini harus berurusan dengan hukum.

Putra Siregar dan artis Rico Valentino ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan kasus pengeroyokan kepada warga berinisial N.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan tindakan pengeroyokan itu terjadi pada sebulan lalu.

Budhi belum memerinci soal kronologi lengkap kasus tersebut. Namun, dia membenarkan Putra Siregar dan Rico Valentino kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Sudah, sudah (tersangka). Sementara (tersangka) dua tapi kalau dalam prosesnya berkembang nanti disampaikan lagi," jelas Budhi.

Budhi belum memerinci apakah kedua tersangka kini telah ditahan. Dia menjelaskan pihaknya akan menjelaskan kasus ini secara lengkap pada Rabu (13/4/2022) besok.

(ruz)