Media Palestina Tuduh Israel Persenjatai Lumba-lumba

Media Palestina Tuduh Israel Persenjatai Lumba-lumba

Ilustrasi. (Foto: Suara.com)

Yerusalem - Pasukan keamanan Israel dituduh menggunakan lumba-lumba sebagai 'sistem senjata' baru mereka untuk mengekang posisi Hamas di lepas pantai Jalur Gaza.

Menurut laporan Al-Quds yang dikutip oleh The Jerusalem Post, masalah tersebut terungkap dalam sebuah insiden yang melibatkan komando Hamas baru-baru ini.

Dalam sebuah operasi yang berlangsung pada waktu yang tidak ditentukan, angkatan laut Hamas dikejar oleh seekor lumba-lumba yang dilengkapi dengan alat yang mampu membunuh, juru bicara komando angkatan laut Brigade Al-Qassam mengungkapkan dalam sebuah video.

"Lumba-lumba pembunuh 'penemuan' Zionis ada," jelas Joe Truzman, analis riset di Foundation for Defense of Democracies’ Long War Journal.

Sifat dan fungsi pasti dari perangkat serangan akuatik itu tidak diungkapkan, tetapi Al-Quds mengklaim dalam pertempuran lain pada Agustus 2015, lumba-lumba itu dilengkapi dengan remote control, kamera, dan senjata yang bisa menembakkan peluru.

Sebelumnya, Israel dituduh menggunakan hewan bersenjata lainnya untuk tujuan militer.

Pada 2010, Gubernur Sinai, Mesir Selatan, Mohamed Abdel Fadil Shousha mengatakan serangan hiu mematikan di Sharm el-Sheikh adalah bagian dari operasi Mossad untuk mengganggu pariwisata Mesir.

Pada tahun 2011, pihak berwenang Arab Saudi menangkap seekor burung yang dicurigai sebagai mata-mata Israel setelah terdeteksi membawa alat pelacak.

Pihak berwenang Turki juga menangkap burung mata-mata Israel yang dicurigai pada tahun 2013.

(dod)