Respons Kedutaan Korsel soal Rencana Kedatangan Menteri dan BTS ke Batam

Respons Kedutaan Korsel soal Rencana Kedatangan Menteri dan BTS ke Batam

Grup K-Pop BTS. (Foto: Wikipedia)

Batam, Batamnews - Kedutaan Korea Selatan menyatakan Menteri Pariwisata Korea Selatan belum memiliki jadwal datang ke Batam, Kepulauan Riau bersama grup K-Pop Bangtan Boys atau BTS. 

Tanggapan itu disampaikan terkait isu kedatangan BTS dan Menteri Pariwisata Korea Selatan yang disebutkan dalam pertemuan antara BP Batam dengan Incheon International Airport Corporation (IIAC).

"Saat ini Ministry of Culture, Sports and Tourism (MCST) Korea tidak memiliki jadwal dan rencana untuk hadir ke Batam sehubungan dengan kepentingan penandatanganan perjanjian seperti yang tercantum di artikel," pernyataan tertulis Kedutaan Korea Selatan yang diterima Batamnews, Rabu (1/12/2021).

Baca: Icheon Korsel Bakal Garap Bandara Hang Nadim, Boyband K-POP BTS Siap Didatangkan

Sebelumnya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, rencana Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuannya dengan Menko Perekonomian, Airlangga Hartanto pekan lalu di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai teknis pelaksanaan PKS.

“Jadi memang direncanakan, Menteri Pariwisata Korea Selatan akan hadir bersama dengan menteri BUMN mereka,” ujar Rudi, Jumat (26/11/2021).

Dalam pernyataan pada Minggu (28/11/2021), Rudi kembali menyampaikan rencana kedatangan BTS.

Kekinian, BTS batal hadir ke Batam dan akan digantikan oleh grup K-Pop lainnya.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, mengatakan nama BTS sendiri, memang sempat disebut dalam pertemuan khusus BP Batam dengan pihak konsorsium, jelang persiapan pelaksanaan PKS yang rencana akan dilaksanakan ada 21 Desember 2021.

Baca: BTS Batal ke Batam! Diganti Artis K-Pop Lain

Namun setelah dilakukan koordinasi lebih lanjut, boy band BTS yang memiliki penggemar luar biasa di Indonesia bahkan di dunia internasional, memiliki jadwal yang padat selama satu tahun ke depan.

Dengan kondisi ini, maka pihak Incheon International Airport Corporation (IIAC) mengajukan artis K-Pop lainnya untuk hadir dalam agenda berikutnya yakni ground breaking ceremony.

“Memang nama BTS sempat disebutkan dalam pertemuan. Namun setelah koordinasi (pihak Incheon Korea) diperoleh informasi bahwa jadwal BTS full sampai tahun depan, sehingga mereka (Pihak Incheon Korea) usulkan artis K-Pop lainnya untuk hadir dalam sesi ground breaking nanti,” kata Tuty.

Ariastuty menjelaskan, ground breaking akan dilaksanakan pada tahun depan. Sementara pelaksanaan penandatanganan PKS direncanakan pada tanggal 21 Desember 2021 akan dihadiri oleh Menteri Perhubungan Korea Selatan dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI.

(jun)