Pemko Batam Siapkan Rusun Jadi Lokasi Isolasi Terpadu Pasien Isoman

Wali Kota Batam, HM Rudi memberikan keterangan di Alun-alun Engku Putri, Batam Center. (Foto: Edo/Batamnews)

Batam, Batamnews - Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) akan ditempatkan di lokasi khusus untuk menjalani isolasi terpadu. Kebijakan itu diambil Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk memasifkan langkah menghentikan penyebaran Covid-19.

“Sekarang ini fokus untuk hentikan penyebaran,” ujar Wali Kota Batam, Muhammad Rudi usai Rapat Koordinasi perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Panggung Dataran Engku Putri, Rabu (21/7/2021).

Berdasarkan data dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Batam, pasien Covid-19 yang menjalani isoman hingga 21 Juli 2021 mencapai 2.285 orang.

Terkait biaya makan pasien selama di lokasi isolasi terpadu, Pemko Batam tengah mencari jalan keluar, agar akomodasi mereka dapat dipenuhi selama menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Hari ke-11 Isoman, Begini Kondisi Terkini Gubernur Kepri Ansar Ahmad

“Ini lagi kami upayakan. Uang dari mana lagi yang harus kami ambil agar bisa menutupi kebutuhan pasien isoman yang akan diambil nanti," kata Rudi.

Lebih lanjut, Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Yusfa Hendri mengatakan bahwa saat ini tengah memetakan setiap pasien isoman di Batam, agar dibawa ke lokasi isolasi terpadu.

Tujuan pemetaan itu untuk melihat mana pasien Covid-19 yang merupakan golongan pekerja industri.

“Yang pekerja sedang isolasi mandiri, bisa ditempatkan di dormitori masing-masing perusahaan,” katanya.

Baca juga: PPKM Direvisi Hingga 25 Juli, Pedagang Dilonggarkan Buka Sampai 22.00 WIB

Sedangkan untuk masyarakat di luar pekerja industri, akan ditempatkan lokasi khusus oleh pihak Pemko Batam. Adapaun tempat isolasi terpadu yang ditentukan yaitu rumah susun (rusun) milik Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Sesuai dengan arahan pimpinan, untuk mengkarantina pasien isoman ini dibutuhkan 3-4 rusun, dan itu tengah disiapkan termasuk juga Asrama Haji.

”Tadi sudah diminta dengan OPD terkait untuk segera menyiapkan tempat karantina bagi pasien isoman ini. Saat ini menurutnya kurang lebih 2.500 pasien Isoman yang akan dimasukkan ke tempat karantina," katanya.

(ret)