Corona Tinggi, Disdik Tanjungpinang Gamang Gelar Belajar Tatap Muka

Corona Tinggi, Disdik Tanjungpinang Gamang Gelar Belajar Tatap Muka

Plt Kepala Disdik Tanjungpinang, Mulia Wiwin. (Foto: Adi/batamnews)

Tanjungpinang, Batamnews - Proses belajar tatap muka siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau masih belum pasti terealisasi.

Rencananya, belajar tatap muka siswa tingkat SD dan SMP ini akan dimulai 12 Juli 2021 mendatang. Namun, tidak menentunya perkembangan kasus Corona, membuat pemerintah gamang.

Baca: Karimun Pertimbangkan Kasus Corona Sebelum Gelar Belajar Tatap Muka

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang, Mulia Wiwin menyampaikan, bahwa jumlah kasus Covid-19 di Tanjungpinang masih tinggi. 

Ia belum bisa memastikan pelaksanaan belajar tatap muka akan dilaksanakan bulan depan.

"Sekarang Covid-19 naik turun, karena itu saya tidak bisa menyebutkan jadi apa tidak, tergantung kondisi lah, kalau saya harapannya jadi," kata Mulia, Kamis (24/6/2021).

Rencana proses tatap muka itu merujuk dari Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri. Dalam SKB itu disebutkan, sekolah boleh melaksanakan belajar tatap muka, namun dengan tupoksi yang terbatas.

"Di dalam SKB itu maksimal belajar 3 jam. Nanti kita akan mengurangi waktunya, karena takut protokol kesehatan 5M tidak terjaga dengan baik, terutama kerumunan ya," jelasnya.

Baca:SMA Sederajat di Kepri Terapkan Pembelajaran Tatap Muka saat Tahun Ajaran Baru

Ia berharap penerapan belajar tatap muka itu terlaksana, terutama untuk siswa kelas 5 SD dan 8 SMP. Sebab katanya, pada September 2021 mendatang anak didik kelas 5 SD dan 8 SMP akan melaksanakan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM).

"Jadi nanti yang kita prioritaskan kelas 5 SD dan 8 SMP, karena mereka akan melaksanakan AKM di bulan September," ujarnya.

(adi)