Jangan Anggap Remeh, Binaragawan Ini Meninggal Terpapar Corona

Jangan Anggap Remeh, Binaragawan Ini Meninggal Terpapar Corona

Jagdish Lad. (Foto: Rahul Trehan via Twitter)

New Delhi, Batamnews - Pandemi Corona sudah menewaskan jutaan orang di muka bumi. Namun demikian, masih saja ada yang meremehkan bahaya tak kasat mata ini.

Seperti di India, lonjakan kasus yang mengerikan dipicu dari anggapan sepele soal Covid-19. Virus itu memicu kematian ratusan ribu orang di India.

Salah satu yang meninggal dunia adalah mantan binaragawan internasional asal India, Jagdish Lad. Ia tutup usia pada 30 April 2021 lalu.

Kematian Lad (34), yang sempat meraih medali perak di kejuaraan binaragawan WBPF World Championship pada 2014 lalu, menjadi kehilangan besar bagi dunia binaraga India. 

Kolega Lad pun memperingatkan bahwa kematiannya membuktikan bahwa virus corona bisa menyerang siapa saja.

“Jika Covid menyerang binaragawan yang memiliki tingkat kekebalan tinggi, ia bisa menyerang siapa saja,” kata Sameer Dabilkar, seorang binaragawan internasional India, kepada Times of India. “Binaragawan bukan Tuhan, kita juga bisa sangat terpengaruh oleh Covid-19,”

Jagdish Lad bukanlah satu-satunya binaragawan India yang meninggal karena Covid-19 pada pekan lalu.

Sekitar 48 jam sebelum kematian Lad, seorang binaragawan lokal bernama Manoj Lakhan juga meninggal akibat infeksi virus corona. Lakhan meninggal di usia 28 tahun.

Meski tingkat kematian akibat Covid-19 di kelompok usia anak muda dan orang dewasa lebih rendah ketimbang kelompok lanjut usia, kematian Jagdish Lad dan Manoj Lakhan menunjukkan bahwa virus corona tak pandang usia.

Hingga saat ini, faktor penyebab kematian virus corona bagi anak muda dan orang dewasa masih belum dapat ditentukan. 

Namun, para ahli menduga bahwa gejala Covid-19 yang lebih parah mungkin dipengaruhi oleh faktor genetik, atau gangguan fungsi paru-paru, atau jumlah virus yang terpapar pada pasien.

"Masih banyak yang belum diketahui terkait dengan bagaimana sebagian kecil anak-anak dan orang dewasa muda yang sehat mengalami efek yang berkepanjangan dan melemahkan dari virus ini," kata John Brownstein, seorang profesor epidemiologi dari Harvard University, dalam sebuah wawancara dengan ABC.

"Tidak ada yang terlindung dari virus ini," kata Brownstein. "Setiap orang memiliki beberapa tingkat risiko terkait Covid."