Ini 4 Tempat Menarik Berburu Takjil di Karimun

Ini 4 Tempat Menarik Berburu Takjil di Karimun

Warga tengah asik berburu takjil di Karimun (Foto:Edo/Batamnews)

Karimun, Batamnews - Pandemi virus Corona (Covid-19) tak menyurutkan niat masyarakat di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), untuk membuka lapak jajanan berbuka puasa. Hanya saja di tahun ini, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang terpusat di beberapa lokasi.

Kali ini, banyak masyarakat yang berjualan hanya dipersimpangan jalan, bahkan juga ada yang berjualan di pinggir jalan depan rumah. Para pedagang mulai mengemas dagangannya sejak pukul 14.30 WIB.

Aneka menu kue-mue, minuman, lauk pauk dan makanan ciri khas berbuka puasa tersedia. Untuk harga juga bervariasi, mulai dari Rp1.000 hingga Rp3.000 untuk jenis aneka kue, sampai kepada Rp30.000 untuk jenis lauk pauk.

Seperti di Simpang Empat Bukit Senang, Kecamatan Karimun misalnya, menjadi pusat keramaian warga dalam membeli menu buka puasa. Karena lokasi yang tidak cukup luas, kemacetan pun tak terhindarkan karena kendaraan dari empat arah simpang tersebut melintas cukup padat, baik roda dua maupun roda empat.

Berpindah ke kawasan Batu Lipai depan pusat perbelanjaan Indo Bali, tepatnya di Jalan Raja Usman pada halaman parkir ruko yang belum banyak dihuni itu, terdapat beberapa tenda bazar Ramadan yang cukup ramai didatangi.

Salah seorang pedagang di kawasan Batu Lipai, Kecamatan Meral menyebutkan, untuk setiap Ramadan pasti ada yang mencari menu takjil. Bahkan ada juga yang seperti langganan setiap tahunnya.

"Harga satu porsi Rp5.000, isinya dua keping lakse yang telah disiapkan. Ini lakse buatan tangan sendiri dan sudah tujuh tahun saya berdagang lakse dengan berpindah-pindah tempat," jelas wanita yang berdomisili di Kecamatan Karimun ini.

Dia berharap dagangannya terus laku setiap hari, agar tidak merugi dan memiliki pemasukan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, terutama pada pandemi Covid-19 saat ini.

Kemudian, lapak-lapak menu berbuka puasa juga terlihat di pinggir jalan kawasan Teluk Air Karimun. Selanjutkan, di Kawasan Tebing juga tidak kalah ramainya. Bahkan setiap sorenya akan terjadi kemacetan oleh kendaraan masyarakat yang berhenti membeli takjil.

Tersedianya lapak bazar Ramadan yang menyediakan takjil untuk berbuka puasa, menjadikan alternatif bagi para pekerja yang jam pulang kantor sudah cukup sore. Sehingga tidak memiliki waktu untuk memasak.

"Kita baru pulang sore, jadi tidak sempat masak. Jadi dengan adanya orang berjualan seperti ini sangat membantu," kata seorang pekerja, Riki.

Selain para pekerja yang terbantukan dengan keberadaan bazar Ramadan menyediakan menu takjil, masyarakat juga memanfaatkan waktu menunggu buka puasa, dengan jalan-jalan sore atau ngabuburit untuk sekedar mengisi waktu luang sambil menambah menu yang sebelumnya telah tersaji dirumah.

(aha)

(aha)
Komentar Via Facebook :