Ratusan Ribu Warga Malaysia Bakal Menganggur Jika Perbatasan Terus Ditutup

Singapore-Johor Causeway yang menjadi lintas batas kedua negara. (Foto: Channel News Asia)

Johor - Ancaman pengangguran muncul di Malaysia seiring ditutupnya perbatasan negara tersebut dengan Singapura menyusul meningkatnya kasus Corona.

Menteri Besar Johor, Datuk Hasni Mohammad telah mengungkapkan bahwa perbatasan antara Singapura dan negara bagian perlu segera dibuka kalau tidak pemerintah negara bagian akan berjuang untuk menemukan pekerjaan bagi 100.000 warga Malaysia yang mungkin akan menganggur karena penutupan perbatasan.

Seperti dilansir The Straits Times, dia mengatakan bahwa tingkat pengangguran di Johor sudah mencapai rekor tertinggi 18 persen yang berarti 35.000 orang menganggur. 

“Waktunya telah tiba bagi pemerintah federal untuk menemukan cara untuk menyeimbangkan kehidupan masyarakat dan mata pencaharian mereka, karena kami tidak ingin skalanya hanya mengarah pada kehidupan akibat pandemi Covid-19,” kata Hasni Mohammad.

Sebelumnya ada sekitar 250.000 orang yang pulang pergi setiap hari ke Singapura tetapi dengan penutupan perbatasan, perekonomian Johor telah menderita karenanya. 

Sejak Maret, sebagian besar bisnis di Johor telah mengalami penurunan penjualan sekitar 70% tanpa pengunjung dari Singapura.

"Kami ingin perbatasan dibuka dengan pedoman agar ekonomi di daerah tersebut dapat perlahan pulih kembali, perencanaan besar diperlukan untuk memastikan risiko pandemi dijaga pada tingkat minimum."
 

(gea)