Lahan dekat Bandara Hang Nadim Dibakar OTK, TNI AU Turun Tangan

Aparat TNI AU bersama sejumlah instansi mengamankan lahan dekat Bandara Hang Nadim yang dibakar OTK. (Foto: ist)

Batam - Lahan di dekat Bandara Hang Nadim, Batam diduga dibakar orang tak dikenal. Posisi lahan tersebut berada di sekitar landasan pacu bandara.

Menyikapi hal tersebut, anggota TNI Angkatan Udara bersama dengan Ditpam BP Batam, Avsec Bandara dan Avsec Batam Aero Technik langsung turun tangan pada Selasa (8/9/2020) kemarin.

“Lahan itu diduga sengaja dibakar untuk membuka lahan perkebunan oleh oknum tidak bertanggung jawab dan tidak memahami tentang keselamatan penerbangan,” ujar Komandan Lanud Hang Nadim Letkol Pnb Urip Widodo, Rabu (9/9/2020).

Urip menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan menetapkan untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan, Bandar Udara dilengkapi dengan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP).   

KKOP relatif sangat luas, mulai dari pinggir landas pacu sampai radius 15.000 m dengan ketinggian yang berbeda-beda sampai 150 m relatif terhadap Titik Reference Bandar Udara.

Bangunan dan benda tumbuh di dalam KKOP harus diatur dan dikendalikan, tidak melebihi batas ketinggian kawasan keselamatan operasi penerbangan.

Mengacu dari UU tersebut, Urip menegaskan bahwa apapun yang berhubungan dengan kegiatan atau aktivitas di sekitar wilayah KKOP Bandara Hang Nadim, harus dilaksanakan dengan aturan dan prosedur yang benar.  

“Saya akan menindak tegas pelanggaran hukum yang terjadi di wilayah KKOP, apalagi sesuatu yang dapat mengancam keselamatan penerbangan,” kata Urip.

Saat berita ini diunggah, belum ada pihak yang menyatakan bertanggungjawab terhadap pembakaran lokasi di wilayah KKOP tersebut.  

Di lokasi tersebut Urip menegaskan bahwa pihaknya bersama Bandara Hang Nadim akan terus menelusuri pihak-pihak yang harus bertanggungjawab serta motif terjadinya pembukaan lahan liar tersebut.

(ude)