Cak Nur Minta Pemko Batam Evaluasi Keberadaan Alfamart dan Indomaret

Cak Nur Minta Pemko Batam Evaluasi Keberadaan Alfamart dan Indomaret

Ketua DPRD Batam, Nuryanto (Cak Nur). (Foto: Dok. Batamnews)

Batam - Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto menambahkan, pihaknya meminta Pemko melakuan evaluasi terkait pengaruh keberadaan Alfamart dan Indomaret. Ia berharap Pemerintah Daerah dapat berpihak pada UMKM dan memfasilitasi pembinaannya.

“Bisa dengan cara membangun kerja bisnis bersama antara para Alfamart dan Indomaret dengan para UMKM,” sebutnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Forum Pengusaha Pribumi Indonesia (FORPPI) Batam dan perwakilan Pemko Batam, Senin (22/6/2020). 

RDP berikutnya akan melibatkan pihak Alfamart dan Indomaret. “Harapannya semua bisa harus hidup bersama berdampingan, saling membantu, jangan sampai ada yang hidup dan yang lain ada yang mati,” kata Cak Nur. 

Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Kota Batam, Ruslan Ali Wasyim mengatakan, jumlah ritel Indomaret dan Alfamart mencapai 361 unit, seharusnya dapat tumbuh bersama dengan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) yang sejenis. 

“Ini harus jadi sebuah keniscayaan dan peran pemerintah penting di sana,” ujar Ruslan 

Menurutnya jika tidak ada aturan yang jelas terkait dengan dukungan terhadap UMKM, hal ini akan meredupkan usaha sejenis yang sudah ada sebelumnya. Mereka tidak mampu berkompetisi dengan gerai yang sudah berjaringan ini. 

“Memang secara nasional niatnya untuk perkembangan ekonomi secara makro, tapi penting untuk menjaga kearifan lokal dunia usaha yang ada di sini,” katanya. 

Pada kesempatan itu, Ruslan mendorong agar ada pembicaraan antara Pemerintah Daerah dengan Indomaret dan Alfamart, agar ritel modern tersebut bisa menaungi UMKM. 

(ret)