Pertama di Sumatera, BTP Buka Program Magister Pariwisata

Kampus Batam Tourism Polytechnic. (Foto: Margaretha/batamnews)

Batam - Batam Tourism Polytechnic (BTP) membuka program Strata II dengan jurusan perencanaan dan pengembangan pariwisata. Program ini baru pertama kali dibuka di Kepulauan Riau dan pulau Sumatera. 

Pembukaan magister pariwisata, setelah BTP mengantongi surat keputusan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Rabu (27/5/2020). Proses perkuliahan dapat dimulai pada bulan September mendatang. 

“Keputusan dari Kemendikbud ini disampaikan secara langsung secara virtual,” ujar Direktur BTP, M Nur Nasution, Rabu (11/6/2020). 

BTP menjadi kampus ketiga yang menerima program studi S2 terapan pariwisata setelah STP Bali dan Politeknik Pariwisata Medan. Proses pendaftaran sudah dimulai dari tanggal 15 Juni 2020 sampai September nanti. 

Pelaksanaan perkuliahan ini dibagi menjadi dua kelas,  yaitu kelas reguler dan kelas eksekutif. Untuk kelas reguler, perkuliahan dilaksanakan dengan setiap hari Senin-Kamis pukul 18.00-21.00 WIB. 

“Kalau kelas eksekutif dilaksanakan pada akhir pekan,” katanya. 

Untuk biaya per semester, Nur menyebutkan biayanya dimulai dari Rp 12,5 juta-15 juta. 

Program magister ini dibuka untuk memberikan setiap lulusan BTP ataupun lulusan jurusan pariwisata yang lain berkesempatan kuliah di Batam dan tidak perlu ke Jawa lagi. 

“Jadi bisa meningkatkan kapasitas lagi, bisa menjadi dosen atau yang lain,” katanya. 

Saat ini proses perkuliahan di BTP untuk secara teori dilaksanakan dengan sistem perkuliahan jarak jauh, hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Jika perkuliahan langsung sudah dibuka nantinya, Nur menjelaskan setiap orang yang masuk kelas akan menerapkan protokol kesehatan.

“Pakai sarung tangan, masker, face shield dan menjaga jarak,” ucapnya. 

BTP memiliki tiga program studi untuk program S1, yaitu Culinart Management, Room Division dan Food and Baverage. Kampus ini memiliki program magang selama 1 tahun di hotel-hotel berbintang 5 di beberapa negara di dunia. 

Untuk proses pendaftaran mahasiswa baru BTP maupun ITEBA masih terbuka, kedua kampus ini tergabung dalam yayasan Vitka. Proses pendaftaran dilakukan secara online, melalui website maupun call center masing-masing.

“Calon mahasiswa sampai sejauh ini di BTP sudah 170 orang, sedangkan ITEBA sudah ada 117 orang, pendaftaran masih dibuka sampai September nanti,” kata Nur.

(ret)