Sempat Besuk Pdt Sintiche, 25 Jemaat GPIB Sagulung Dievakuasi Jalani Karantina

Bus Trans Batam dikerahkan untuk evakuasi puluhan orang jemaat GPIB Sagulung untuk menjalani pemantauan karena sempat close contact dengan Pdt Sintiche. (Foto: ist).

Batam - Banyak jemaat GPIB Bahtera Hayat, Sagulung yang sempat melakukan kontak langsung (close contact) dengan Pdt. Sintiche Pattinaja Dethan saat dirawat di RS Graha Hermin dilokalisir oleh petugas. Sebanyak 20 orang dievakuasi ke Rusunawa Tanjunguncang untuk menjalani evakuasi. Sementara 25 orang lainnya meminta menjalani karantina di rumah.

Dengan demikian, 45 orang warga tersebut berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Mereka akan dipantau kondisinya karena berisiko tertular lewat kontak langsung tersebut

Data dari intelkam Polresta Barelang, evakuasi menggunakan bus Trans Batam BP 7058 EU. Pdt Sintiche dikabarkan meninggal Minggu (22/3/2020) di RSUD Embung Fatimah yang sudah menjalani isolasi beberapa hari karena terjangkit virus corona.Ia terkonfirmasi pada Kamis (19/3/2020) lalu setelah hasil uji swab Kemenkes diumumkan pemerintah.

Disebutkan dalam informasi resmi yang diterima batamnews, Ada sebanyak 25 orang yang tidak bersedia dilakukan karantina karena memiliki anak kecil dan memutuskan karantina di rumah masing-masing yang berlokasi di sekitar gereja GPIB Bahtera Hayat

Seperti diketahui, Pendeta Sintiche tertular diduga kuat dari cluster bogor saat mengikuti seminar yang diikuti para pendeta GPIB di seluruh Indonesia. Banyak orang yang hadir di acara itu tertular corona dan dinyatakan positif. Sementara beberapa orang pendeta dilaporkan meninggal usai dirawat.

Selain Pdt Sintiche, satu pasien positif corona di Batam masih dirawat di RSBP Sekupang. Pria berusia 32 tahun diduga tertular saat melakukan perjalanan di Paris.

(fox)