Pemkab Jamin Ratusan Pebalap Asing Tour de Bintan Aman dari Corona

Pemkab Jamin Ratusan Pebalap Asing Tour de Bintan Aman dari Corona

Tour de Bintan edisi lawas. (Foto: Ary/Batamnews)

Bintan - Para peserta asing yang akan ambil bagian dalam Tour de Bintan dipastikan transit di Singapura. Kendati negara jiran tersebut sedang meningkatkan status siaga corona dari level kuning ke orange, dipastikan event tersebut tak terkendala. TdB akan digelar pada 27-29 Maret mendatang.

Kepala Disbudpar Bintan, Wan Rudi Iskandar mengatakan tidak ada peserta dari China ikut event ini, apalagi pemerintah saat ini sudah menghentikan sementara pemberian bebas visa atau Visa on Arival (VoA) kepada wisman asal negeri ginseng.

“Memang virus itu berdampak pada kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Karena kunjungan terbanyak kedua di Bintan berasal dari tempat virus itu. Namun tidak akan berpengaruh dengan TdB 2020 ini,” ujar Wan Rudi, Kamis (13/2/2020).

Wan Rudi memastikan jika peserta TdB dari negara-negara Asia lainnya termasuk dari Afrika, Amerika, Australia dan Eropa.

“Lokasi transit peserta TdB ini berada di Singapura. Kini negara berlambang Singa telah siaga orange sebagai tanda kewaspadaan. Ya, intinya kalau ke Bintan tidak ada masalah lah,” jelasnya.

Ada 5 kategori yang diperlombakan dalam event olahraga balap sepeda ini. Yaitu Invidual Time Trial sejauh 17 Km, Gran Fondo Calassic sejauh 146 Km, Gran Fondo Challenge sejauh 85 Km, Gran Fondo Century sejauh 108 Km dan Gran Fondo Discovery sejauh 55 Km.

Tercatat sampai hari ini sudah 900 orang yang mendaftar untuk mengikuti 5 kategori laga di event ini. Mereka berasal dari 20 lebih negara.

“Dipastikan jumlah yang mendaftar akan bertambah sebab masih ada sisa waktu selama 1,5 bulan lagi. Target kita sampai hari pelaksanaannya bisa tembus 1.400 peserta,” ucapnya.

(ary)