Statistik Penumpang Melalui Pelabuhan Batam Center Turun Hingga 5.000 Orang

Statistik Penumpang Melalui Pelabuhan Batam Center Turun Hingga 5.000 Orang

Pelabuhan Internasional Batam Center. (Foto: Batamnews)

Batam - Isu virus corona tengah menjadi kewaspadaan dunia. Hal ini berdampak kepada intensitas penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Center. Aktivitas penyebrangan berkurang drastis saat ini.
 
Selama sepekan terakhir, statistik penumpang yang masuk dan keluar melalui Pelabuhan Internasional Batam Center turun hingga 5.000 ribu penumpang khususnya pada akhir pekan. 

Manager Operasional PT Synergi Tarada (Pengelola Pelabuhan Batam Center), Nika Astaga mengatakan, jika sebelumnya pada hari biasa, penumpang dari Singapura dan Malaysia bisa mencapai 6.000 penumpang dan akhir pekan bisa mencapai 10 ribu penumpang per hari. 

"Setelah adanya isu penyebaran virus tersebut, penumpang dari weekdays hanya sekitar seribu penumpang, dan saat weekend hanya 5.000 penumpang," katanya. 

Gencarnya isu virus corona yang menyerang kota Wuhan China, meresahkan dunia. Hal ini membuat beberapa negara menutup akses penerbangan dari China, diantaranya Indonesia dan Singapura. 

Singapura menjadi pintu utama masuknya wisatawan dari berbagai negara ke Kepri khususnya Kota Batam selama ini.

"Hal ini imbas dari larangan sejumlah negara terhadap warga negara asing yang pernah mengunjungi China dalam durasi 14 hari terakhir, salah satunya Singapura. Sementara turis yang ada transit ke Singapura, mau tidak mau berpengaruh terhadap Batam," ujarnya. 

Kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) terbanyak di Batam setelah turis Singapura dan turis Malaysia adalah turis China.

Merosotnya jumlahnya kunjungan turis China dan turis lainnya untuk melancong sangat berpengaruh terhadap Batam. 

"Kapal reguler yang berlayar dari Pelabuhan Batam Center ada 84 unit yang terus beroperasi. Sementara penumpang berkurang," ucapnya. 

Sementara itu di pelabuhan, pihaknya mewajibkan petugas mengenakan masker dan pengaman diri sebagai antisipasi penyebaran virus corona

"Di ruang informasi kami juga menyediakan masker untuk digunakan. Setiap tempat kita juga sediakan alat untuk mencuci tangan," jelasnya. 

(das)
Komentar Via Facebook :