Rudi: Bangunan Apartemen Pollux Habibie Batam Miring

Rudi: Bangunan Apartemen Pollux Habibie Batam Miring

Bangunan Apartemen Pollux Habibie yang dituding anggota DPRD Batam miring (Foto: Batamnews)

Batam - Rombongan anggota Komisi III DPRD Kota Batam menggelar inspeksi mendadak ke lokasi proyek Apartemen Pollux Habibie di Batam Centre, Batam, Kepri. Ada temuan yang mencengangkan.

Ternyata seorang anggota DPRD Kota Batam menemukan konstruksi bangunan apartemen Pollux Habibie ternyata miring.

"Tadi kami melihat, apartemen sekelas Pollux kontruksinya miring dan kami anggap tidak layak," ujar anggota Komisi III DPRD Batam Muhammad Rudi dalam pertemuan dengan pihak manajemen Pollux Habibie, Kamis sore.

General Pollux Habibi Richie Lasedux tak bisa menjawab hal itu. Richie mengatakan siap bertanggungjawab terhadap kejadian ambruk dan jebolnya bangunan pembatas antara Pollux Habibie dengan permukiman warga.

"Subcon PP kontraktor pengerjaan ruko dan pagar itu Matsumoto yang bertanggung jawab dalam pembuatan pagar pembatas antara Pollux Habibi dan warga Citra Batam," ujar Richie di hadapan anggota DPRD Kota Batam itu.

Rapat juga dihadiri direktsi Pollux Saraswaty Direksi Pollux, dan bagian hukum Fera. Richie juga mengatakan pembangunan Pollux juga ada yang dikerjakan subcon.

Manajemen Pollux Habibie saat menggelar pertemuan dengan anggota DPRD Batam

Ia pun menyebutkan, pihaknya akan bertanggung jawab atas petaka ambruknya pagar pemisah tersebut.

"Kemarin pas saat kejadian turun bersama sama dengan project manager, kapolsek dan beberapa unsur terkait dan kita siap bertanggung jawab," ujar Richie.

Richie menambahkan, Pollux Habibi mengaku merasa kecolongan atas musibah yang terjadi.

"Kita kecolongan dengan kondisi yang tidak terbayangkan dalam kejadian ini," ujar Richie.

Rabu sore, bangunan berupa pagar pembatas di Apartemen Pollux Habibie, Batam Centre, Batam, Kepri, jebol dihantam banjir. Air dan material bangunan menghantam sejumlah rumah di perumahan Citra Batam, Rabu (29/1/2020).

Sejumlah rumah di perumahan yang bersebelahan dengan Pollux Habibie rusak mengalami kerusakan berikut juga dengan kendaraan yang tengah parkir. Kerugian warga tak sedikit. 

Keresahan warga soal ancaman banjir kiriman itu sudah sejak lama disampaikan, namun diabaikan pihak Pollux Habibie.

 

 

(jim)