Kejurnas Motocross Piala Gubernur Kepri Pakai Sirkuit Permanen

Salah satu crosser unjuk kebolehan di sirkuit permanen motocross Dompak, Tanjungpinang. (Foto: Sutana/batamnews)

Tanjungpinang - Provinsi Kepri akhirnya memiliki sirkuit motocross permanen, bahkan sirkuit ini sudah sangat layak untuk ajang pelaksanaan lomba berskala lokal dan nasional. 

Sirkuit motocross ini dibangun di Pulau Dompak, bersebelahan dengan stadion sepak bola yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. 

"Panjang lintasan sirkuit Dompak ini sepanjang 1.200 meter dengan luas keseluruhan lokasi sirkuit seluas 4 hektare," kata Ketua Korwil IMI Kota Tanjungpinang, Yova Apriazir, Jumat (13/9/2019).

Dengan memiliki lintasan sirkuit sepanjang itu tambahnya, maka Provinsi Kepri sudah sejajar dengan daerah lainnya di Indonesia yang telah lebih dulu memiliki lintasan sirkuit motocross. 

"Jadi inti utama panjang lintasan dan pendukung lintasan sudah sangat standar nasional sirkuit Dompak ini. Selain itu pengerjaan lintasan juga dikerjakan oleh tenaga ahli yang sengaja didatangkan dari Yogyakarta," tuturnya.

Pada November 2019 mendatang akan dilakukan uji coba sirkuit motocross Dompak tersebut. Sekaligus akan digelar kejuaraan motocross tingkat nasional yang memperebutkan Piala Gubernur Kepri 2019.

Nantinya akan dipertandingkan untuk motor cross mulai dari kelas 85 cc, 125 cc dan kelas 250 cc. Nantinya panitia akan mengundang pembalap rangking 1 hingga 10 nasional. 

"Turnamen ini nantinya akan memperebutkan total hadiah mencapai Rp 100 juta dan akan diikuti crosser dari berbagai daerah di Indonesia," ujarnya. 

Perlu diketahui tambahnya, crosser Kepri secara preatasi sudah masuk 10 besar nasional, bahkan tiap agenda dan ivent kejuaran motoross di kelas 125 cc Kepri memiliki pembalap andalan dan disegani.

"Kita akan pacu terus atlit-atlit lainnya yang memiliki bakat dan talenta yang luar biasa ini, tinggal bagimana kita membinanya dan tentunya perlu dukungan semua pihak untuk mewujudkannya," tegasnya.

Di lokasi sirkuit Dompak ini akan dilakukan penghijauan, guna untuk lebih memaksimalkan lokasi tersebut dan pembangunan prasarana pendukung lainnya akan dilakukan pada tahun 2020 mendatang. 

"Pemerintah Kepri nantinya akan menganggarkan sekitar Rp 2 miliar untuk membangun fasilitas seperti paddock, dan juga fasilitas lainnya. Mudah-mudahan rencana ini bisa terealisasi," harapnya.

(sut)
 

SHARE US :