Cerita Nadia, Istri Putra Yustisi Respaty Gugup Dampingi Suami

Cerita Nadia, Istri Putra Yustisi Respaty Gugup Dampingi Suami

Nadia dan suami, Putra Yustisi Respaty yang baru dilantik menjadi pimpinan sementara DPRD Batam periode 2019-2024. (Foto: Yogi/Batamnews)

PUTRA Yustisi Respaty menjabat sebagai Ketua sementara DPRD Kota Batam. Ia merupakan kader PDI-Perjuangan.

Prosesi serah terima jabatan Ketua DPRD Kota Batam berjalan lancar. Setelah berlangsung beberapa keluarga dan kolega Putra memberikan selamat. Termasuk ayah kandungnya Ketua DPD PDI-Perjuangan Soerya Respationo.

Mengenakan jas hitam, Putra didampingi sang istri Nadia Mayasari (28). Nadia tampak sedikit gugup, apalagi dikerumuni beberapa awak media ketika suaminya keluar dari ruang sidang paripurna. "Iya sedikit gugup, karena pertama kali," ujar Nadia terlihat anggun dengan stelannya bercerita kepada Batamnews.

Mengenakan baju kebaya warna putih dan rok batik, Nadia memilih menjarak dari kerumunan ketika suaminya 'ditodong' wawancara oleh awak media. Agak sedikit menjarak Nadia hanya memperhatikan Putra.

Nadia mengaku, memang agak gugup apalagi ia bersama suaminya masih tergolong termuda untuk menjalankan aktivitas seperti itu. "Tentu gugup ya, karena masih terbilang umur kami muda, persiapannya tidak seperti senior-senior lainnya," kata Nadia dengan bijak.

Wanita jebolan Universitas Gajah Mada (UGM) itu bercerita bahwa suaminya memang bercita-cita ingin meneruskan jejak sang ayah Soerya Respationo. "Memang impian suami saya adalah meneruskan jejak papah," katanya.

Tentu lanjut Nadia, dirinya dan sang suami sudah siap menghadapi konsekuensi apapun. "Karena itu saya harus siap," katanya.

Sebagai istri seorang pejabat baru, Nadia yakin bisa menjalankan semuanya sesuai aturan yang ada. Dia memahami sebagai wakil rakyat, Putra sang suaminya harus bekerja untuk kepentingan rakyat.

 

Putra Yustisi Respaty dan istri, Nadia.

 

"Kita selalu mengutamakan rakyat, dan terus memberikan semangat kepada suami agar bekerja dijalan yang benar," kata dia sambil tersenyum kecil.

Nadia mengatakan, meskipun sudah menjadi istri seorang pejabat publik, Ia tetap harus memberikan perhatian penuh kepada suaminya.

Saat ini tidak hanya menjadi istri seorang pejabat. Nadia juga seorang wanita karir, ia sedang menjalankan bisnis sablon di Kota Batam.

Sekarang sebagai wakil rakyat suaminya tidak hanya dimiliki oleh dirinya, tetapi hampir seluruh warga Kota Batam.  "Ya saya harus siap," katanya wanita kelahiran Jogja itu.

Nadia mengatakan, saat ini suaminya memiliki beberapa bisnis seperti garmen, cafe dan otomotif, serta sudah lama aktif di partai berlambang banteng merah itu.

Satu hal yang menjadi prinsip bagi Nadia, terus menemani suaminya adalah pesan mertua Soerya Respationo. Soerya meminta Nadia selalu mendukung dan memanjatkan doa agar selalu terbaik didalam menjalankan pekerjaan.

"Pesan khusus mertua adalah kita sebagai istri kekuatanya adalah doa, itu resep mertua," katanya.

Dikesempatan yang sama, Putra mengucapkan terimakasih karena telah dipercayai menjadi Ketua sementara DPRD Kota Batam.

Kedepan ia akan melaksanakan tugas dengan baik seperti memfasilitasi rapat, membentuk kelengkapan dewan hingga penunjukan ketua defenitif nantinya.

"Kalau diagendakan kira-kira, satu bulan DPRD Kota Batam sudah miliki ketua defenitif," katanya.

Ia juga masuk salah satu bursa yang dicalonkan menjadi Ketua DPRD Kota Batam. Hal itu akan diputuskan DPP dan DPC PDI Perjuangan.

"Sebagai petugas partai saya harus siap, kami siap saja perintah partai, siapapun pasti pengen jadi ketua," katanya.

Apapun keputusannya nanti, menurut Putra itu adalah yang terbaik.

 

*Yogi Eka Sahputra