Perang Dagang, Kadin Kepri Ingin Bawa Perusahaan Amerika Investasi di Kepri

Ketua Kadin Provinsi Kepri Akhmad M. Maulana memaparkan rencana promosi investasi ke Amerika Serikat.

Batam - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Kepri menggelar promosi investasi ke Amerika Serikat. Kegiatan tersebut adalah bentuk memanfaatkan peluang perang dagang antara Amerika dan China.

Rencana promosi itu diawali Kadin dengan rapat koordinasi dengan pihak terkait diantaranya Pemerintah Provinsi Kepri, Pemerintah Kota Batam, Pemda Tanjungpinang, Bintan dan seluruh Kadin se-Provinsi Kepri. Rapat koordinasi berlangsung di Hotel Nagoya Hill, Kota Batam, Kamis (27/6/2019). 

Ketua Kadin Provinsi Kepri Akhmad Ma'ruf Maulana mengatakan, kondisi perang dagang yang terjadi antara Amerika dan China tidak hanya menjadi tontonan, tetapi momentum tersebut harus dimanfaatkan dengan baik. 

"Ini adalah peluang bagi kita," kata Akhmad, di depan peserta rapat. 

Salah satu peluang yang ditangkap Kadin adalah menarik perusahaan besar di Amerika untuk berinvestasi di Provinsi Kepri khususnya Kota Batam. Upaya tersebut mendapat respon baik dari pengusaha yang ada di negara Paman Sam tersebut. 

"Sudah ada beberapa perusahaan yang akan berinvestasi di sini, respon baik mereka harus kita tanggapi dengan cara berkunjung ke Amerika," ujarnya. 

Ma'ruf belum bisa menyebutkan beberapa perusahan Amerika yang akan membangun pabrik di Kota Batam. "Setelah promosi ke sana kita akan umumkan, perusahaan apa, bidang apa, dan berapa nilai investasinya," ujar dia. 

Promosi investasi tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada Agustus mendatang, namun jadwal tersebut masih tentatif. 

Beberapa perusahan yang berpotensi terdampak perang dagang dua raksasa ekonomi dunia ini seperti perusahan produksi kaca, melenium dan lainnya. "Itu adalah peluang kita semua untuk menarik mereka produski di sini," katanya. 

(tan)