Bintan Miliki Politeknik Pertama, Lulusan Berstandar Internasional
Gubernur Nurdin Basirun menandatangani peresmian Politeknik Bintan Cakrawala. (Foto: Ari/batamnews)
Bintan - Politeknik Bintan Cakrawala (PBC) telah resmi beroperasi, Jumat (3/5/2019). Politeknik yang pertama di Kabupaten Bintan ini diresmikan dengan ditandatanganinya prasasti oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun di Lobi Kampus PBC, Kawasan Pariwisata Lagoi.
Perguruan tinggi yang berdiri megah di atas lahan seluas 1,2 hektare ini membuka 3 program studi diantaranya Diploma 4 Pengelolaan Perhotelan, Diploma 3 Seni Kuliner, dan Diploma 3 Perjalanan Wisata.
Direktur PBC, Endang Winduri mengatakan Politeknik Bintan Cakrawala memiliki izin operasional nomor 1335/KPT/2018. Politeknik ini merupakan pendidikan tinggi vokasi (terapan) yang bertujuan menyiapkan mahasiswa yang memiliki kemampuan profesional dalam menerapkan, mengembangkan, dan menyebarluaskan teknologi dan kesenian serta mampu meningkatkan masyarakat dan memperkaya SDM.
"Sesuai visi dan misinya, perguruan tinggi ini akan berupaya mencetak SDM berakhlak mulia, kompeten, berwawasan global, serta kewirausahaan dengan kearifan lokal di bidangnya," ujarnya.
Sebelum politeknik ini berdiri di Bintan, kata Endang, Yayasan Bintan Resort telah memiliki Sahid Bintan Tourism Institute (SBTI) yang merupakan hasil kerjasama antara PT BRC dengan Sahid Group. Sekolah ini menerapkan program sertifikasi satu tahun.
Sampai saat ini SBTI sudah berjalan selama 10 tahun. Dalam perkembangannya, sebanyak 1.083 mahasiswa yang telah dididik dan 803 diantaranya sudah alumni.
"Ini menjadi bukti jika sekolah yang dinaungi Yayasan Bintan Resort teraplikasi dengan industri-industri pariwisata," jelasnya.
Politeknik ini juga bekerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) serta Management Development International School (MDIS) Singapura.
Lulusan ini nantinya akan dibekali dengan sertifikasi yang berstandar internasional dan bisa digunakan di tingkat Asia. Bahkan terbuka untuk negara-negara lainnya melalui MDIS ini.
"Kami akan kembangkan politeknik ini lebih maju lagi. Bahkan kedepannya kami akan isi posisi supervisior maupun managerial dari putra dan putri asli Kabupaten Bintan ataupun Kepri," katanya.
Ketua Yayasan Bintan Resort, Aditya Laksamana mengatakan jenjang pendidikan yang dihadirkan Bintan Resort untuk masyarakat Kepri sangat berkesinambungan. Mulai dari jenjang TK, SD, SMP, SMA sampai perguruan tinggi.
"Yayasan ini telah berkomitmen selama 20 tahun memajukan kehidupan bangsa dan negara melalui dunia pendidikan," sebutnya.
Politeknik ini membuka 3 program studi dengan tujuan mampu memenuhi kebutuhan industri pariwisata di Lagoi. Kemudian juga akan membuka program studi lainnya untuk memenuhi kebutuhan industri Manufaktur, Maritim, dan Aerospace di Lobam.
Keberadaan perguruan tinggi ini juga memiliki kompetitif keuntungan diantaranya mahasiswa langsung berinteraksi dengan pelaku pariwisata dari hari pertama mereka kuliah.
Kemudian memberikan kesempatan untuk dapat langsung praktek di dunia pariwisata dan perhotelan bertaraf internasional serta bisa langsung melatih kefasihan berbahasa asing dengan turis-turis.
"Bagi yang kuliah di sini tidak perlu bersusah payah memikirkan tempat tinggal. Karena telah disediakan domitori atau asrama," ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengaku akan menguliahkan 50 anak-anak pulau di Kepri di politeknik ini. Sebab sistem pendidikan di perguruan tinggi sudah bertaraf internasional bahkan mudah diterima di dunia pariwisata mana saja.
"Saya booking 50 kursi untuk anak-anak pulau. Tapi khusus orang yang kurang mampu. Anak pulau ini hanya mengalami kesulitan materil saja tetapi kalau berkompetisi mereka akan lebih berkompeten," katanya.
Nurdin mengakui lulusan yang dicetak Yayasan Bintan Resort diakui oleh dunia. Sebab SDM yang dihasilkan telah memenuhi standar yang dibutuhkan sektor pariwisata internasional.
Pemprov Kepri sangat mendukung kemajuan dunia pendidikan yang dilakukan PT BRC. Bahkan pemerintahan yang dipimpinnya mengucapkan terimakasih karena telah membantu mencerdaskan masyarakat lokal.
"Politeknik ini tidak hanya memiliki fasilitas lengkap saja. Tetapi guru-gurunya sangat berkompeten dan lokasinya sangat nyaman dan aman sehingga mampu menjawab kebutuhan pasar-pasar global," tutupnya.
(ary)
Komentar Via Facebook :