Konferta AJI Kota Batam Tunjuk Slamet Widodo Sebagai Ketua

Konferta AJI Kota Batam Tunjuk Slamet Widodo Sebagai Ketua

Slamet Widodo dan Eliza Gusmeri ditunjuk sebagai Ketua dan Sekretaris AJI Batam periode 2019-2022. (Foto: Yogi/Batamnews)

Batam - Slamet Widodo didampuk menjadi Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam periode 2019-2022. Konfrensi Kota (Konferta) ke-V AJI Batam berlangsung di Aula Greenland Hotel, Batam Centre, Minggu (28/4/2019).

Slamet menggantikan ketua AJI Batam sebelumnya, Muhammad Zuhri yang sudah menggawangi AJI Batam dalam dua periode sebelumnya. Konferta ini dihadiri juga oleh Wakil Koordinator Wilayah Sumatera AJI Indonesia, Yoso Muliawan.

Sidang Konferta berlangsung sejak pagi. Pemilihan ketua dan sekretaris berlangsung alot. Beberapa nama kandidat diusulkan. Hingga akhirnya sidang mengerucutkan keputusan untuk memilih Slamet Widodo sebagai Ketua AJI Batam.

Pria yang akrab disapa Mas Dodo ini mengucapkan terimakasih. Ia mengajak seluruh anggota AJI, mulai dari anggota yang aktif hingga mantan pengurus untuk terus memberikan masukan untuk kemajuan AJI kedepannya.

"Terimakasih telah diberikan mandat memegang organisasi ini. Ini adalah sebuah amanah yang harus diemban dengan baik," kata pria berkacamata tersebut.

Dodo yang sebelumnya menjabat sebagai Dewan Kode Etik AJI Kota Batam menyampaikan, programnya ke depan salah satunya ingin menambah kapasitas dan kapabilitas wartawan yang berada di bawah naungan AJI Batam.

"Termasuk kita akan benahi internal organisasi ini," kata Dodo di depan puluhan anggota AJi yang hadir di Konferta kali ini.

Selain Slamet Widodo, Konferta juga menujuk Eliza Gusmeri sebagai Sekretaris AJI Kota Batam dan Margaretha Nainggolan sebagai ketua tim formatur.

Wakil Koordinator Wilayah Sumatera AJI Indonesia, Yoso Muliawan mengapresiasi apa yang sudah dilaksanakan pengurus sebelumnya. Yoso berharap AJI Batam mampu menjalankan peran untuk menciptakan jurnalis yang handal dan profesional.

"Semoga kepengursan yang baru bisa membawa AJI Batam lebih baik kedepan. Apalagi tantangannya menghadapi arus informasi di era media sosial saat ini," imbuhnya.

(tan)