Dekat Kota Batam, Warga Galang Ternyata Susah Sinyal Seluler

Dekat Kota Batam, Warga Galang Ternyata Susah Sinyal Seluler

Ilustrasi.

Dodo

Batam - Sebagai kota yang terletak di perbatasan, Batam memiliki kemajuan di berbagai sisi. Tak terkecuali dalam teknologi telekomunikasi seluler.

Kota industri ini pernah menjadi pilot project pengembangan telekomunikasi sebuah operator seluler terkemuka di pertengahan dasawarsa 90-an. Alhasil, hal itu juga diikuti oleh operator seluler nasional lain dalam perluasan jaringan dan teknologi.

Namun demikian, tak semua warga Batam bisa menikmati kencangnya sinyal seluler. Jangankan mengakses jaringan 4G, untuk mendapatkan jaringan HSDPA pun susah.

Inilah yang dirasakan oleh warga Desa Kuala Buluh Dapur 6, Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang. Letak kecamatan ini hanya sekitar 46 kilometer dari Batuaji, Batam dan 93 kilometer dari negara tetangga, Singapura.

Warga yang tinggal di desa itu mengeluhkan susahnya berkomunikasi dengan telepon seluler. Kondisi seperti ini sudah dirasakan warga bertahun-tahun.

Tak jarang, warga hanya menjadikan ponsel sebagai 'hiasan' lantaran tak bisa digunakan semestinya.

Syafei Ketua RW 03 Desa Kuala Buluh Dapur 6 mengungkapkan, dirinya bersama warga desa lainnya seperti orang 'terbuang' karena tak bisa berkomunikasi akibat susahnya sinyal seluler.

"Bahkan, anak-anak yang ingin menanyakan soal tugas pelajaran sekolah tidak bisa sama sekali," ujar Syafei di sela kegiatan baksos yang digelar Polda Kepri, Jumat (1/3/2019).

Dia mengharapkan operator seluler sudi membangun menara telekomunikasi di desanya. Tersedianya sinyal seluler yang memadai, setidaknya bisa memudahkan warga untuk berkomunikasi.

Sementara itu, Kapolsek Galang AKP Heri Sujati juga mengungkapkan hal yang sama. Sebagai penegak hukum dan penjaga keamanan wilayah, dia memandang sinyal seluler yang mumpuni juga mendukung terwujudnya kamtibmas.

Kerawanan di lingkungan menjadi atensi untuk jajarannya akan lebih efektif jika tower telekomunikasi segera didirikan oleh pihak operator seluler.

"Sudah pernah kami bicarakan berkali-kali, namun hingga saat ini belum ada realisasi pihak provider telekomunikasi terbesar yang mendirikan tower dan ini ini akan berdampak soal kondisi keamanan yang tidak bisa terpantau lewat telepon," tegasnya.

(jim)
 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait