Duh, Sejumlah Kasus Besar di Batam Tak Kunjung Terungkap

Joshua beserta anak dan istrinya (Foto: Istimewa)

Batam - Sepanjang 2018 Kota Batam tentu tidak lepas dari kasus kriminalitas. Selain terkenal industrinya, angka kriminalitas di Kota Bandar Madani juga cukup tinggi. 

Seperti pembunuhan, bunuh diri, perampokan dan lainya. Tidak jarang kasus tersebut belum terungkap. 

Berikut beberapa kasus besar yang belum berhasil di ungkap pihak kepolisian hingga saat ini.

Pertama, kasus kebakaran rumah di Batu Ampar. Kebakaran itu menewaskan satu keluarga dan satu pembantu.

Kebakaran tepat terjadi di Mega Cipta Industrial Park, Batu Ampar, Selasa (21/6/2018). Joshua beserta istri dan tiga orang anaknya dinyatakan tewas. 

Setelah kejadian kepolisian melakukan penyelidikan dan beberapa upaya lain, untuk menemukan penyebab kebakaran. Tetapi sampai saat ini belum terungkap jelas. 

Tidak ada konferenai pers dari pihak kepolisian sejak kasus ini terjadi enam bulan lalu. Bahkan belum lama ini pihak keluarga korban melaporkan kejanggalan kejadian itu ke Ombusdman Kepri.

Pasalnya keluarga menduga ada sesuatu di balik kebakaran tersebut.

Kemudian kasus Taben Mursadi, pria ini diduga bunuh diri di Dam Sungai Ladi, Juli 2018 lalu. 

Mayat Taben berumue 34 tahun itu ditemukan mengenaskan di waduk Sei Ladi. Mengambang dalam kondisi bengkak dan terikat tali ke koper berisi batu. 

Kondisinya yang bunuh diri mengundang tanya. Apa yang menjadi penyebab kematian pria asal Kubupadi, Pontianak tersebut. 

Hingga terakhir juga tidak ada keterangan resmi pihak kepolisian tentang kasus tersebut. Bahkan motor yang digunakan Taben sebelum bunuh diri juga tidak ditemukan.

Kemudian ada beberapa kasus pembunuhan yang belum juga terungkap. Diantaranya yang paling disoroti adalah terbunuhnya Try Chintya Prasetya. 

Ia ditemukan tewas di parit di kawasan Hotel Vista Baloi Batam. Hingga kini pelakunya tak kunjung terungkap.

Kemudian dugaan pembunuhan terhadap Sales Promotion Girl Dwiwana Juli Anggi, Juni 2015, di Bukit Dangas Sekupang. 

Sejumlah luka terdapat ditubuhnya. Diduga ia juga jadi korban kekerasan seksual. Saat ditemukan ia dalam kondisi setengah telanjang.

Ada juga pembunuhan dua PSK Bukit Senyum Lolita dan Siska di dua tempat berbeda, pertama di sebuah hotel di Nagoya serta di rumah bordil di Bukit Senyum.

Kemudian ada lagi setahun sebelumnya, Ambo Maik, pemotong kayu ilegal, ditemukan tanpa kepala di hutan dam Duriangkang Tanjungpiayu, dan Sui Mui, agen Prudential Batam, yang tewas di perumahan Mitra Raya, serta masih ada beberapa lagi kasus lainnya.

Ambok Maik, warga Kavling Nongsa, ditemukan terbungkus karung. Diduga ia dibunuh dengan cara dimutilasi di perairan Punpun Galang, Kecamatan Galang, Oktober 2014 lalu.

(tan)


Berita Terkait