Konflik Perbatasan Malaysia-Singapura

PM Malaysia Tunggu Perundingan dengan Singapura soal Kapal-kapal

Malaysia - Malaysia tetap akan menempatkan kapal-kapal mereka di perbatasan perairan yang tengah bersengketa dengan Singapura. Hal itu menunggu keputusan negosiasi antara Malaysia dan Singapura.

"Saat ini, karena tidak ada keputusan, kapal-kapal itu (tetap) ada di sana. Kapal Singapura ada di sana, kapal kami ada di sana," ujar Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, seperti dilansir laman AsiaOne, kemarin.

"Kami akan berdiskusi dengan Singapura. Kami tidak ingin berkonfrontasi dengan Singapura. Kadang-kadang, ada klaim tumpang tindih (batas) dan kita bisa menyelesaikan ini dengan diskusi," katanya.

Dr Mahathir menuturkan pada konferensi pers setelah memberikan pidato penutup di seminar "International Anti-Korupsi Excellence Award 2018" di Institut Integritas Malaysia.

Sengketa batas maritim antara Malaysia dan Singapura dimulai dengan deklarasi Malaysia, yang diterbitkan dalam Federal Gazette, tentang perubahan batas pelabuhan Johor Baru pada 25 Oktober.

Singapura memprotes langkah itu, mengklaim itu dilakukan secara sepihak.

Pada hari Jumat, Malaysia mengirim Singapura catatan diplomatik, mengusulkan kedua belah pihak untuk "berhenti dan berhenti" mengirim aset ke daerah yang disengketakan, menunggu diskusi tentang masalah batas laut yang luar biasa.

(snw)

SHARE US :
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait