Polwan di Batam Diduga Bunuh Diri

Brigadir Maria Rencananya Menyidik Pelaku Pembuang Bayi di Batuaji

Brigadir Maria Rencananya Menyidik Pelaku Pembuang Bayi di Batuaji

Brigadir Maria meninggalkan dua orang anak, perempuan dan laki-laki. (Foto: ist/batamnews)

Batam - Kapolsek Batuaji, Kompol Dalimunthe sempat menelpon Birgadir Maria Magdalena Marpaung. Namun tidak diangkat, sebelum akhirnya ditemukan tewas gantung diri di perumahan Cipta Asri tahap I, Sagulung, Batam, Kepri. 

Dalimunthe mencari Maria untuk melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku pembuangan bayi yang terbakar di Muka Kuning.

Dalimunthe akan melakukan pemeriksaan badan terhadap mayat bayi tersebut, karena setelah dibawa ke RSUD Embung Fatimah, ada satu orang dari tiga perempuan penghuni kos yang dicurigai sebagai pelaku.

“Tadi malam saya telpon-telpon beliau tapi tak diangkat, kan anggota kita di polsek ada korban (Maria),” ujar Kapolsek saat ditemui Batamnews di lokasi kejadi polwan yang gantung diri, Kamis (26/7/2018) dini hari. 

Akhirnya, pemeriksaan dilakukan oleh anggota polwan yang lain. Selang beberapa jam kemudian Dalimunthe mendapat kabar bahwa Maria telah tewas gantung diri.

“Dan tak tahunya korban sudah meninggal,” katanya singkat.

Maria pertama kali ditemukan tewas gantung diri oleh suaminya, Togar Silalahi, Rabu (25/7/2018) sekitar pukul 22.30 WIB. 

Saat ditemukan kaki Brigadir Maria terjuntai ke lantai. Ikatan tali bunuh diri terikat ke tangga lantai dua rumahnya. 

Ia menggunakan baju kaos dan celana rumahan. Lehernya terjerat sebuah tali. Polisi hingga kini masih tutup mulut soal kematian Brigadir Maria dan belum mengungkap motifnya.

Maria meninggalkan dua orang anak, perempuan dan laki-laki.

(ret)