https://www.batamnews.co.id

Nasrun Menyesal Telah Membunuh Supartini

Ns saat digiring polisi menggunakan baju orange tersangka (Foto: Adi/Batamnews)

Batam - Tersangka pembunuhan Supartini, Nasrun (Ns), menyesal telah membunuh wanita yang diakrab disapa Tini itu. 

"Saya menyesal," ujar Nasrun di Mapolres Tanjungpinang kemarin. Nasrun mengaku tak berniat membunuh.

Ia beralibi pembunuhan itu setelah Supartini meminta ia mempertanggungjawabkan anak yang ia kandung.

Namun Nasrun merasa janin tersebut bukan darah dagingnya. "Bukan anak saya. Dia banyak cowok," ujar Nasrun.

Nasrun mengatakan kalau dia dan korban baru intim dalam beberapa bulan belakangan. "Yang intim baru dua bulan," ujar Nasrun.

Diduga karena panik, Nasrun kemudian menghabisi Supartini. Sebelumnya Supartini mengaku hamil dua bulan.

Ia meminta Nasrun bertanggungjawab. "Dia minta pertanggungjawaban," ujar Nasrun.

Nasrun mengakui Supartini sempat hendak menggugurkan kandungannya, tapi gagal. 

"Dia sudah tak sanggung menanggung malu, bunuh saja saya," ujar Nasrun.

Nasrun tampak masih berusaha menutupi alibinya. Ia bahkan mengatakan membunuh atas permintaan Supartini.

Selain itu, ia juga mengaku bukan orang ayah dari janin yang dikandung Tini. Tapi Nasrun menghabisi Tini dengan alasan Tini mengeluh tak sanggup menanggung aib keluarga.

Setelah kejadian itu, kata Nasrun, keluarganya berantakan. "Sekarang sudah hancur keluarga saya," ujar Nasrun.

Ns dan Tini diduga memiliki hubungan khusus. Supartini sebelumnya pernah menjadi anak buah di perusahan PT Sinar Bodi Cipta, perusahaan tempat Ns menjadi manager.

Nasrun terancam hukuman mati setelah penyidik kepolisian menjerat dia dengan pasal pembunuhan berencana 340 KUHP. Ia dijerat pasal berlapis.


Berita Terkait