Foto-Foto Kematian Supartini Hingga Penangkapan Terduga Pelaku Pembunuhan

Supartini (Foto: ist/batamnews)

Tanjungpinang - Masyarakat Tanjungpinang dihebohkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin wanita, Minggu pagi (15/7/2018) lalu. Mayat yang terbungkus karung itu mengapung dan terikat tali rafia di Jembatan III Dompak.

Setelah diselediki kepolisian, mayat itu bernama Supartini. Wanita ini merupakan warga jalan Bukit Cermin, RT 01/01, Tanjungpinang. Kematian Supartini awalnya sudah diduga karena pembunuhan.

Jenazah Supartini (37) dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum Taman Bahagia, Kelurahan Bukit Cermin, Kecamatan Tanjungpinang Barat Kota Tanjungpinang, Senin (16/7/2018) sekitar pukul 17.00 WIB.

Satreskrim Polres Tanjungpiang akhirnya menangkap diduga pelaku pembunuhan Supartini, Rabu (18/7/2018) dini hari bernama Ns. Polisi nyaris kehilangan Ns setelah ia berniat kabur.

Informasi yang diperoleh Batamnews diketahui terduga pelaku berinisial Ns menjabat sebagai manager di PT Sinar Bodi Cipta milik Suryono. 

Ns diketahui cukup dikenal di Kota Tanjungpinang. Selain manager di sebuah perusahaan properti ia juga pernah menjadi dosen.

Cerita mengenai hubungan Supartini dengan Ns menyeruak. Menurut informasi yang dihimpun, Supartini pernah menjadi pegawai dari Ns.

Dari sana, Ns diduga punya hubungan spesial dengan Supartini. Perusahaan tempat bekerja itu PT Sinar Bodi Cipta.

Ns memiliki alibi tersendiri saat diinterogasi polisi. Terutama soal pembunuhan tersebut. Ia mengaku tak membunuh.

Ns telah menjalani serangkaian pemeriksaan, termasuk prarekonstruksi di sebuah kebun milik Ns, di Ganet, Kota Tanjungpinang.

Selain Ns polisi juga telah mengamankan satu unit mobil Rush warna Silver BP 1390 TQ yang diduga sebagai barang bukti.

Pada minggu (15/7/2018), Satreskrim Polres Tanjungpinang mengelar prarekonstruksi kasus kematian Supartini.

Berdasarkan pantauan prarekonstruksi, Ns terduga pelaku menjemput Supartini di Jalan Bakar Batu tepatnya di Restoran VIP, Jumat (13/7) malam. Di tempat itu Supartini dibawa menggunakan mobil Toyota Rush milik Ns yang kini telah diamankan polisi. 

Setelah itu Ns membawa supartini di kebun miliknya di Jalan Gg Ganet, RT 1/ RW 8, Kelurahan Kijang Kecana, Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Diduga dikebun ini lah NS menghabisi nayawa Supartini, kemudian dibawa ke Jembatan Wacopek dan dibuang.



Berita Terkait