Proyek Kota Percontohan Dunia di Bintan Akan Dialihkan ke PBB

Proyek Kota Percontohan Dunia di Bintan Akan Dialihkan ke PBB

Chairman Internasional Medical Enviromental See Servicenya Corp (IMESS) dari UN-DPI-NGO, Sunny Sukardi.

Eliza Gusmeri

Bintan - Proyek pembangunan kota percontohan dunia di Jalan Batu Licin, Kampung Wacopek, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kabupaten Bintan tidak didukung penuh oleh Pemerintah Indonesia. Proyek ini dirancang oleh PT Bukit Kemunting yang dulunya bernama PT SUN Resort.

Minimnya dukungan tersebut disebabkan selama 8 tahun izin pembangunan kota yang memadukan wisata, pemukiman, pendidikan, kesehatan  dan teknologi itu tak juga kunjung diterbitkan. Mulai dari Pemerintah Pusat, Pemprov Kepri, dan Pemkab Bintan.

Akibat buruknya birokrasi perizinan di Indonesia, PT Bukit Kemunting melalui Internasional Medical Enviromental See Servicenya Corp (IMESS) dari UN-DPI-NGO atau lembaga di bawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) akan mengambil alih proyek tersebut.

"Izin proyek percontohan dunia ini sudah diajukan sejak 2010. Namun sampai detik ini pemerintah setempat tidak mengeluarkannya. Jadi saya sudah angkat tangan dan menyerahkan masalah ini ke PBB," ujar Chairman Internasional Medical Enviromental See Servicenya Corp (IMESS) dari UN-DPI-NGO, Sunny Sukardi, Selasa (3/6/2018).

Baca juga:

Syed Saddiq, Menteri Termuda dan Tampan di Kabinet Baru Mahatir

Calo Tiket yang Terjaring OTT di Tanjungpinang Belum Diperiksa

 

Sunny bertugas membidangi proteksi lingkungan hidup dan perlindungan kesehatan masyarakat di IMESS UN-DPI-NGO. Dia merupakan satu-satunya putra bangsa yang mewakili lembaga dunia itu.

Mega proyeknya di bidang sosial ini sangat didukung penuh oleh PBB. Namun sayangnya, Pemerintah Indonesia tidak merespon proyek yang akan dikembangkannya di atas lahan lahan seluas 1.200 hektar di Bintan.

"PBB akan bertemu secara langsung Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat ini," katanya.

Dengan dilimpahkannya mega proyek itu ke tangan PBB. Dia berharap permasalahan perizinan dan administrasi lainnya bisa segera teratasi. Kemudian kota percontohan dunia tersebut segera terealisasi.

"Semoga berbagai kendala mulai dari tingkat pusat sampai daerah dapat terselesaikan," ucapnya. 

(ary)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait