Karimun Mulai Semarak dengan Lampu Colok

Penampakan salah satu ornamen masjid yang terbuat dari lampu colok Simpang Ranggam, Tebing, Karimun (Foto:Edo/Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Karimun - Festival lampu colok yang selalu diadakan setiap bulan ramadan di Kabupaten Karimun sudah mulai memperlihatkan keindahannya. Salah satunya di simpang Ranggam, Tebing, Karimun. Sebuah ornamen berbentuk masjid sudah terlihat.

Terlihat hampir di seluruh kawasan di Pulau Karimun Besar, Pulau Kundur serta pulau di Kabupaten Karimun lainnya dihiasi lampu colok di minggu terakhir bulan Ramadan 1439 Hijriah tahun 2018.

Festival lampu colok tersebut menjadi daya tarik tersendiri di bulan Ramadan. Ramai masyarakat Karimun yang sengaja berkeliling untuk melihat lampu colok yang indah dipandang mata.

"Kami keliling-keliling aja liat lampu colok yang sudah siap dibuat," kata Putri yang saat itu datang bersama teman-temannya di Ranggam, Tebing, Minggu (10/6/2018) malam.

Untuk satu ornamen yang menyerupai masjid tersebut, dibutuhkan ratusan lampu colok dan nantinya akan diletakkan pada setiap kerangka yang terbuat dari kayu dan akan dinyalakan selepas magrib atau habis berbuka.

Tampak cahaya dari lampu minyak tanah menyerupai bentuk bangunan nuansa islami, seperti masjid, kubah, dan gapura. Karya tersebut dibuat oleh kelompom masyarakat dan nantinya akan diperlombakan.

Festival lampu colok memang telah menjadi tradisi di Kabupaten Karimun dalam rangka memeriahkan suasana Ramadan serta menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri.

"Ini merupakan tradisi masyarakat pesisir sejak zaman dahulu yang dijadikan kearifan lokal hingga sekarang," kata Kepala Bidang Sejarah dan Cagar Budaya yang juga PPTK Festival Lampu Colok, Azmizar Firtanti beberapa waktu lalu.

Tahun 2018 ini, diperkirakan jumlah peserta akan semakin banyak, karena peserta tidam hanya di pulau Karimun besar, tapi masyarakat di pulau Kundur juga mengikuti Festivas tahunan tersebut.

"Antusias masyarakat di Kundur juga sangat besar untuk berpartisipasi. Jadi tahun ini kita juga akan turun melakukan penilaian disana. Diperkirakan di Karimun tanggal 27 Ramadan, dan di Kundur 28 Ramadannya," katanya.

(EDO)

SHARE US :