Mucikari Ini Gunakan Aplikasi Beetalk untuk Prostitusi Online
MZ, mucikari prostitusi online
BATAMNEWS.CO.ID, Karimun - MZ alias Mami (34) mucikari prostitusi online Tanjungbalai Karimun menggunakan aplikasi Beetalk untuk menjaring pelanggan.
Pria yang keseharian bekerja di salon tersebut, memajang foto para korban untuk menggaet lelaki hidung belang. Dia mengaku sudah tiga bulan menggunakan aplikasi tersebut.
Untuk penawaran, tempat dan lokasi pembokingan langsung dilakukan dalam Aplikasi itu. Hasil keuntungannya dibagi dua. Uang itu digunakan untuk membayar hutang di Bank setiap bulan.
"Kalau deal langsung ke lokasi perjanjian. Nanti hasilnya dibagi dua, tergantung kesepakan aja," ujarnya kepada Batamnews.co.id, Rabu (2/5/2018) sore di ruang unit PPA Polres Karimun.
Pengungkapan prostutisi online itu terkuak setelah Unit PPA Satreskrim Polres Karimun melakukan lidik dan memancing korban beserta tersangka dengan cara pura-pura melakukan pemesanan.
MZ ditangkap bersama dengan satu orang korban, kemudian petugas melakukan pengembangan. Ada tiga orang korban lainnya yang diperdagangkan.
Pengakuan dari MZ pekerjaan itu dilakoninya untuk membantu kenalannya yang minta dicarikan teman kencan.
"Mereka minta dicarikan tamu ya saya carikan. Kalau tidak teman-teman saya minta teman untuk karaoke," ujar pria yang mengenakan baju merah bermotif bunga itu.
Pelanggan MZ dari Luar Negeri
MZ mengatakan orderan paling banyak di akhir pekan, bahkan para tamu berasal dari Luar Negri, Singapura dan Malaysia. Bahkan sudah ada pelanggan tetap selalu memesan.
"Sabtu Minggu sih biasanya ramai, banyak pelanggan dari Siangapura dan Malaysia yang pesen. Kalau di Balai ada sih pelanggan tetap, karena sudah tahu dan kenal," katanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Lulik Febyantara melalui Kanit PPA unit 2 Satrekrim Polres Karimun Ipda Mega Satriatama mengatakan bahwa masih melakukan penyelidiakan, masih mencari korban lainnya yang diduga masih ada.
"Berkemungkinan masih ada, sementara ini pelaku masih mengaku cuma menawarkan empat orang. Kami akan dalami lagi," ujar Mega.
(edo)
Komentar Via Facebook :