Buralimar Rayu Mahasiswa Gencar Promo Pariwisata di Medsos

Buralimar Rayu Mahasiswa Gencar Promo Pariwisata di Medsos

Wisatawan asing di Lagoi Bintan (Foto: Harry/Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Tanjungpinang - Tingginya angka pengguna media sosial di Indonesia dimanfaatkan benar oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, untuk mempromosikan pariwisata. Termasuk dengan menggelar gerakan promosi wisata melalui media sosial di lingkungan akademis, yang menghadirkan 100 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi  di Kota Tanjungpinang, Jumat (6/4).

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terus menggerakkan promosi pariwisata melalui Medsos ke generasi muda sehingga mampu berkontribusi dalam meningkatkan Kunjungan Wisman dan Wisnus untuk datang ke Kepri,” ujar Ketua Panitia Pelaksana, Handayani, SE, M.AP.

Hal senada diungkapkan pula oleh Direktur Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Dr. Haryadi Darmawan,MM  selaku narasumber. “Trend pariwisata saat ini yang sangat bergantung dengan media sosial dan harus ditangkap peluangnya, karena media sosial berperan penting dalam pemasaran kepariwisataan,” ujarnya.

Selain itu untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kepri, Dinas Pariwisata menggalakan Gerakan Pesona Indonesia. “Provinsi Kepri telah memiliki gerakan pesona Indonesia (GenPi) Provinsi Kepri, gerakan ini memiliki komitmen dalam mempromosikan Kepri melalui media sosial dengan 3 persyaratan, No Politics, No Hoax, dan No Sara,” kata Kadis Pariwisata Provinsi Kepri, Drs. Buralimar,M.Si.

Ternyata bagi anggota GenPi yang aktif mempromosikan pariwisata Kepri, bakal mendapatkan manfaat khusus. Bisa mengunjungi sejumlah obyek wisata di Kepri secara gratis.

“Selama bergabung dengan GenPi Tanjungpinang, saya bisa ikut serta dalam kegiatan Famtrip ke berbagai daerah di Provinsi Kepri secara gratis. Pada saat pelaksanaan event daerah berlangsung seperti Festival Gunung Daik di Lingga, dan Festival Barongsai di Karimun, namun dengan persyaratan kita harus selalu aktif dan eksis dalam mempromosikan pariwisata di tempat tinggal kita melalui media sosial,” ujar Nita, Mahasiswi STTI Tanjungpinang.

(adv)