Mata Suami Ditembus Bambu, Isna Mohon Uluran Tangan Warga Batam
Istri Agus Akhiri Siswanto, Isnainingsih. (foto: yud/batamnews)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Tim medis yang menangani Agus Akhiri Siswanto, warga yang matanya
tertusuk bambu hingga ke otak, masih stabil. Sang istri, Isnainingsih mengaku membutuhkan uluran tangan untuk suaminya tersebut.
Wanita yang biasa dipanggil Isna itu tak kuasa menahan tangis ketika ditanyakan mengenai kondisi suaminya pascaoperasi pencabutan bambu di matanya.
Meski dokter mengatakan kondisi suaminya pasca operasi stabil, Isna tak kuasa menahan tangis ketika mengetahui
mata kiri suaminya akan cacat seumur hidup.
BACA: Tragis, Seorang Pria di Batam Tertusuk Bambu dari Mata hingga ke Otak
Tidak hanya itu, ia juga menangis ketika menceritakan biaya berobat yang mahal dan terus bertambah sampai
suaminya benar-benar bisa keluar dari sana.
“Untuk ngambil obat saja harus cash, harganya ada yang jutaan,” ujarnya menyeka air mata.
Ia bercerita, sudah ada seorang relawan yang mengurus Kartu BPJS kesehatan untuknya. Tapi ternyata RS
Awal Bros tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Isna mengatakan sangat membutuhkan uluran tangan masyarakat Batam untuk meringankan bebannya. Pasalnya
suaminya akan melanjutkan operasi beberapa hari lagi untuk pemasangan batok kepala yang saat ini disimpan di dalam perutnya.
“Kata dokter nggak boleh sampai diletakkan di luar, jadi disimpan di perutnya,” ujarnya sambil menahan air mata.
Saat ini suaminya masih terbaring di ruang ICU rumah sakit Awal Bros, ia masih dalam pengaruh obat penenang.
Di sana tadi juga ada beberapa teman-teman Isna yang datang menjenguk.
Sebelumnya, Agus tertusuk bambu hingga menembus ke bagian dalam kepala sedalam 15 centimeter.
Kejadian itu berawal saat Agus Akhiri Siswanto melintas di depan SMP Negeri 25 Tiban, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, Batam pada Selasa, 12 Desember 2017.
Agus pun terpaksa kehilangan bola mata. Begitu juga batok kepalanya di sebelah kiri terpaksa diangkat. Agus menjalani operasi pengangkatan bambu tersebut kemarin di RS Awal Bros, Baloi.
Warga Perumahan Taman Sejati, Batam Center itu saat melintas di depan SMP Negeri 25 itu tak sengaja menabrak orang yang tengah membawa bambu.
“Jadi itu bapak sekuriti SMP 25 Tiban, dia lagi bersih-bersih di jalan situ, lagi pasang bendera entah apa itu. Jadi bambunya agak ke jalan, yang belakang itu agak mengarah ke jalan. Jadi motor suami saya langsung nabrak bambu itu pak,” ujar Isna.
(yud)
Komentar Via Facebook :