Anggota TNI yang Tewas Tergantung Sering Di-bully Rekan Kerja

Anggota TNI yang Tewas Tergantung Sering Di-bully Rekan Kerja

Ilustrasi

Tapanuli Selatan - Anggota TNI Yonif 123/RW Kodam I/BB, Prajurit Dua (Prada) Bambang Budiansyah Sitepu, yang tewas tergantung di kamar mandi sel tahanan Sub Denpom 1/2-3 Padang Sidimpuan, Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), diduga sering di-bully teman-temannya.

Menurut seorang personel TNI yang mengenali korban, Budiansyah kerap lari dari tugas (disersi). Hingga kini belum dapat dipastikan penyebab tewasnya Budiansyah.

"Korban sudah berulang kali lari dari kesatuan (disersi) dan setiap lari pasti dikembalikan ke kesatuan oleh ibunya. Terakhir pada awal 2015, korban diantar oleh orang tuanya ke Subdenpom Padang Sidimpuan," ujarnya.

Selain itu, ia juga kerap diejek (bully) teman-temannya dengan sebutan ‘anak mama’. "Bapaknya anggota TNI juga, pangkatnya Kopral, namun kekayaannya melebihi jendral. Pada tahun sembilan puluhan, orang tuanya merupakan raja kayu di daerah Tapanuli Selatan," kata sumber.

Jasad korban dibawa ke rumah sakit TNI Losungbatu, Padang Sidimpuan guna dilakukannya otopsi yang disaksikan Dandim 0212/TS, Letkol Inf Uyat SIP dan Wadan Yonif 123/RW, Kapten Inf Andika Suseno.

 

[her]