Kekerasan di Kawasan Industri Tunas

Buruh Hamil 3 Bulan Ikut Dipukuli

Buruh Hamil 3 Bulan Ikut Dipukuli

Buruh wanita, Damiyati yang ikut jadi korban di lokasi Tunas Industri. (is)

Batam - Kekerasan yang dilakukan sekelompok orang di Kawasan Industri Tunas, Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau, tidak pandang bulu. Sebanyak 8 orang dari 15 orang yang jadi korban adalah perempuan. Bahkan, seorang diantaranya sedang hamil.

"Iya, seorang anggota kami sedang hamil 3 bulan. Namanya Yanti. Ia didorong dan dikasari,' kata Heriyanto, Ketua PUK PT Yeewo kepada batamnews.com, Senin (2/2/2015).
 
Akibat kekerasan itu, Yanti kemudian dilarikan ke RS Casa Medical oleh rekan-rekannya.

Pantauan batamnews.com di lokasi, setelah dipaksa keluar, para buruh tidak bisa lagi memasuki kawasan Industri Tunas. Anehnya, polisi dari Polresta Batam yang datang bukannya menangkap pelaku pemukulan tetapi malah ikut berjaga di depan gerbang.

Padahal para pelaku masih berada di dalam kawasan tersebut. Karena tidak bisa berbuat apa-apa, beberapa buruh perempuan menangis di depan gerbang. "Ini perintah komandan," kata seorang polisi yang berjaga.

(is)