Pemko Sudah Kirim Surat ke IOM soal Imigran

Pemko Sudah Kirim Surat ke IOM soal Imigran

Sejumlah imigran yang ditampung di sebuah hotel di Lubukbaja, Batam (Foto: Batamnews)

Zuhri Muhammad

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Pemerintah Kota Batam sudah menyurati International Organisation Migration (IOM) mengenai masalah imigran di Batam, Kepri. Permasalah imigran pencari suaka itu telah menimbulkan masalah sosial di tengah masyarakat.

"Sudah kami surati IOM, yang isinya tentang keadaan para imigran yang sudah menimbulkan konflik sosial salah satunya kasus profesi gigolo," ujar Wakil Walikota, Amsakar Achmad, usai menghadiri rapat paripurna di kantor DPRD kota Batam, Kamis (6/10/2016).

Selain itu, surat tersebut juga ditembuskan ke Menkum HAM dan Gubernur, harapannya persoalan para imigran ini dapat diselesaikan dengan baik.

"Kita tunggu balasannya, karena persoalan migran juga menyangkut hubungan luar negeri sehingga bukan wewenang pemerintah kota atau kabupaten," kata Amsakar.

Amsakar juga memikirkan bahwa kebutuhan anak-anak imigran tersebut bersekolah sudah seharusnya dapat dipenuhi. namun aturan yang berlaku tidak bisa bersekolah di Indonesia.

"Tentu menjadi pertimbangan seperti untuk sekolah anak-anak imigran itu, tapi aturannya tidak memperbolehkan," kata Amsakar.

 

[ret]

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :