Diperkosa Monster Pokemon Go di Tempat Tidur, Seorang Wanita Lapor Polisi

Ilustrasi monster Pokemon Go (Foto: dailymail)

BATAMNEWS.CO.ID, Rusia - Pihak kepolisian mendapat laporan dari seorang wanita korban perkosaan pokemon.

Dia mengatakan kepada petugas bahwa ia telah diserang secara seksual oleh Pokemon raksasa di apartemennya di ibukota Rusia Moskow pada Kamis (11/8/2016).

Wanita yang sudah menikah, yang namanya tak disebutkan itu, sempat dikabarkan tengah bermain Pokemon Go sebelum dia tertidur.

Dia mengklaim bahwa dia terbangun dan menemukan Pokemon besar tergeletak di atas tubuhnya, dan dia menduga Pokemon tersebut telah memperkosanya.

Seperti dilansir DailyMail, wanita itu mengatakan Pokemon menghilang ketika dia kaget dan melompat dari tempat tidur - namun ia mengatakan aplikasi Pokemon Go di telepon masih bisa mendeteksi keberadaan karakter virtual yang sama di tempat tidurnya.

Wanita itu kemudian membangunkan suaminya untuk menceritakan apa yang telah terjadi, dan suaminya pun meminta dirinya melapor ke polisi karena ia tak percaya.

Bahkan suaminya menyuruh wanita itu menemui psikater.

Situs berita Rusia Bloknot melaporkan bahwa polisi tidak mempercayai laporan wanita tersebut. 

Ivan Makarov, teman wanita itu mengatakan: "Dia mengatakan ada terlalu banyak Pokemon di tempat dan bahkan anjing dapat merasakan mereka. Dia mengatakan anjing menyalak setiap kali dia memainkan Pokemon Go..”

Mr Makarov mengatakan bahwa temannya menerima saran suaminya, untuk bertemu dengan psikiater.

Pokemon Go, sebuah, berbasis lokasi permainan augmented reality free-to-play untuk perangkat iOS dan Android. Game ini digilai sejak diluncurkan pada Juli 2016.

Pemain menggunakan GPS untuk mencari, menangkap, pertempuran, dan melatih makhluk virtual, yang disebut Pokemon, yang muncul di layar seolah-olah mereka berada di lokasi dunia nyata sama dengan pemain.

 

[snw]