https://www.batamnews.co.id

RPU Halal di Batam Bisa Potong 10 Ribu Ekor Ayam per Hari

Peresmian Rumah Potong Unggas di Batam. (foto: isk/batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Plt Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun meresmikan Rumah Potong Unggas (RPU) Halal yang berada di Sei Temiang, Sekupang, Batam, Jumat (13/5/2016).

RPU Halal ini merupakan yang pertama di Indonesia. RPU Halal ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Batam yang mencapai 40 ribu hingga 50 ribu ekor ayam per hari.

Kepala Kementerian Agama Kota Batam, Zulkifli AKA mengatakan dibangun melalui wakaf yang dikumpulkan selama tiga kali Ramadhan. Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Batam bersama Kemenag Kota Batam berhasil mengumpulkan uang sebanyak Rp 700 juta.

"RPU Halal ini bisa memotong ayam per harinya 5 hingga 10 ribu. Selain ayam, bebek dan burung puyuh bisa juga dipotong di sini," kata Zulkifli AKA saat peresmian, Jumat (13/5/2016).

Zulkifli mengatakan, selama ini masyarakat banyak meragukan kehalalan ayam yang dipotong di pasar-pasar. "Kadang ayam dipotong hanya ditengkuk lehernya saja," ungkapnya.

Selain itu, ia berharap dengan hadirnya RPU Halal di Kota Batam hendaknya bisa memenuhi kebutuhan ayam di Batam. "Di sini kebutuhan ayam per hari 40 hingga 50 ribu," ucapnya.

Di tempat yang sama, Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI Dr. Ust Mukhtar Ali mengatakan, di Indonesia banyak Rumah Potong Unggas (RPU), hanya saja RPU yang bersetifikat halal. "Kalau ini sudah halal, bukan hanya sertifikasi," kata Mukhtar Ali.

Ia berharap kedepan RPU Halal bisa bersaing di pasar bebas. Dalam perkembangannya kelak bisa bersaing secara baik secara global.

"Persaingan produk merupakan tantangan dari dalam maupun luar negeri, seperti jaminan halal," ucapnya.

Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan saat ini orang dengan gampang memasang logo halal, tapi mereka tidak tahu asal-usul dan apa yang dimaksudkan halal tersebut.

"Maaf ni, banyak saye tengok orang dengan gampang memasang logo halal, macam dah tau apa itu halal, jadi yang seperti ini pembinaan harus jalan," ujar Nurdin Basirun dengan logat khas melayunya, saat memberikan sambutan.

Selain itu Nurdin juga berharap ke depannya seluruh kota dan kabupaten di Kepulauan Riau bisa mengikuti. "Saye dengar dari tadi ini pertama di Indonesia," kata Nurdin.

Turut hadir dalam peresmian tersebut Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Pusat Iwan A, Kepala Perwakilan BI Kepri Gusti Raizal Eka Putra, Kepala Kemenag Kota Batam Zulkifli AKA, Ketua LAM Nyat Kadir, Ketua MUI Kota Batam KH Usman Ahmad dan beberapa tokoh ulama.

(isk)