Jari Tersangkut di Lubang Shock Motor, Damkar Batam Evakuasi Pemuda Iseng Dini Hari
Seorang petugas Damkar Pos Sei Panas dengan saksama menggunakan peralatan khusus untuk membebaskan jari tengah seorang pemuda yang tersangkut di lubang shock depan sepeda motor, di Pos Damkar Sei Panas, Batam, Minggu (5/7/2026). Proses evakuasi berlangsung hati-hati agar tidak menimbulkan luka serius pada jari korban.
Batam, Batamnews – Sebuah aksi iseng nyaris berbuah celaka bagi seorang pemuda di Kota Batam. Jari tengah tangannya tersangkut di lubang shock depan sepeda motor dan tidak bisa dilepaskan. Peristiwa yang memicu kepanikan ini terjadi pada Minggu, 5 Juli 2026 dini hari.
Pemuda tersebut akhirnya ditolong oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar) Pos Sei Panas, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Kronologi kejadian berawal ketika korban bersama teman-temannya sedang nongkrong di sebuah bengkel. Dalam suasana santai, korban karena iseng memasukkan jari tengahnya ke dalam lubang shock depan motor. Namun, begitu masuk, jari itu tersangkut dan tak kuasa ditarik keluar.
Baca juga: Polisi Bubarkan Balap Liar Dini Hari di Bundaran Bandara Hang Nadim
Teman-temannya sontak panik dan berusaha menolong. Berbagai cara dicoba, mulai dari mengoleskan oli agar licin hingga menarik pelan-pelan. Namun, seluruh upaya tersebut gagal. Jari korban tetap membekap erat di lubang logam.
Karena kondisi mulai mengkhawatirkan, mereka segera menghubungi Pos Damkar Sei Panas. Petugas yang menerima laporan langsung mengarahkan korban untuk datang ke posko. Evakuasi dinilai lebih aman dilakukan di pos daripada di lokasi bengkel, mengingat peralatan khusus tersedia di sana.
Petugas Damkar Pos Sei Panas, Kurniawan, mengatakan bahwa timnya mendapat laporan dari rekan-rekan korban yang menceritakan kronologi lengkap kejadian.
“Awalnya mereka sedang nongkrong di bengkel. Korban iseng memasukkan jari tengahnya ke lubang shock depan motor. Ternyata jarinya tersangkut dan tidak bisa dilepaskan. Teman-temannya sudah mencoba menggunakan oli sebagai pelicin, tetapi tetap tidak berhasil. Setelah menghubungi kami dan menceritakan kronologinya, kami langsung mengarahkan mereka datang ke Pos Damkar Sei Panas untuk dilakukan evakuasi,” ujar Kurniawan kepada batamnews.co.id.
Begitu korban tiba, petugas langsung bertindak. Dengan menggunakan peralatan khusus, mereka secara hati-hati membebaskan jari korban dari jeratan lubang shock. Proses berjalan lancar dan tidak menimbulkan luka serius pada jari pemuda tersebut.
Setelah dipastikan aman dan tidak ada cedera berarti, korban pun diperbolehkan pulang dan kembali beraktivitas.
Baca juga: Kapolri Pimpin Sertijab Enam Kapolda dan Kakorlantas, Ini Daftar Pejabat Baru Polri
Atas peristiwa ini, Kurniawan mengingatkan masyarakat agar tidak meremehkan bahaya dari tindakan iseng. Memasukkan jari ke celah-celah logam atau lubang kendaraan bukanlah hal sepele dan berpotensi menyebabkan cedera yang serius.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mencoba hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan. Jika mengalami kejadian serupa, segera hubungi petugas agar dapat ditangani dengan aman," imbaunya.

Komentar Via Facebook :